Lonjakan Kasus COVID-19! BOR RS Rujukan Corona di Boyolali Capai 92 Persen

Ragil Ajiyanto - detikNews
Senin, 21 Jun 2021 14:52 WIB
Ada foto :

Dinas Kesehatan Jateng dan Boyolali mengecek kelengakapan RSU Islam Boyolali sebagai rumah sakit darurat COVID-19, Jumat (18/6/2021).
Dinas Kesehatan Jateng dan Boyolali mengecek kelengakapan RSU Islam Boyolali sebagai rumah sakit darurat COVID-19, Jumat (18/6/2021). Foto: Ragil Ajiyanto/detikcom
Boyolali -

Sebanyak lima rumah sakit (RS) rujukan pasien COVID-19 di Kabupaten Boyolali, Jawa Tengah, penuh. Bed occupancy rate (BOR) atau tingkat keterisian tempat tidur pasien Corona mencapai 92 persen.

"Tingkat keterisian tempat tidur pasien COVID di rumah sakit rujukan di Kabupaten Boyolali, saat ini mencapai 92 persen," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Boyolali, Ratri S Survivalina, kepada detikcom, Senin (21/6/2021).

Dia memberikan data BOR di rumah sakit rujukan pasien COVID-19 di Boyolali. Ada enam rumah sakit rujukan, yaitu RSUD Pandan Arang, RSUD Waras Wiris Andong, RSU Hidayah, RSU Aisyiyah, RSU Indriati dan RSU Umi Barokah.

Dari enam rumah sakit tersebut, data BOR per tanggal 20 Juni 2021, ada lima rumah sakit yang ruang isolasi bagi pasien Corona sudah penuh. Hanya RSU Indriati yang tersisa 3 bed masih kosong.

Di RSUD Pandan Arang Boyolali, 4 bangsal isolasi penuh semua. Ruang Brotowali I yang memiliki kapasitas 20. Kemudian ruang Mpu Kanwa ada 22 tempat tidur, ruang Barada I, berkapasitas 16 bed dan ruang Mpu Tantular sebanyak 18 tempat tidur.

"Ruang ICU dengan ventilator terisi 3 pasien dari kapasitas 6," jelasnya.

Untuk isolasi di RSUD Pandan Arang, juga ada ruang PICU-NICU masing-masing berkapasitas 1 serta ruang Perinatologi dengan kapasitas 2, saat ini masih kosong. Sedangkan di ruang Brotowali 2 atau Rumah Sakit Darurat (RSD) COVID-19 di Rusunawa, Kemiri, Mojosongo, terisi 29 pasien. Ruang Brotowali 2 yang pengelolaannya dibawah RSUD Pandan Arang itu memiliki kapasitas 36 tempat tidur.

Kemudian di RSUD Waras-Wiris, Kecamatan Andong ruang isolasi pasien COVID-19 memiliki kapasitas 20 tempat tidur saat ini juga penuh. RSU Hidayah, Mojosongo kapasitas 18 bed telah terisi semua. Lalu RSU Aisyiyah, Singkil, Boyolali Kota ada 17 tempat tidur, telah terisi 100 persen. Begitu pula RSU Umi Barokah yang ruang karantinanya memiliki kapasitas 4 bed.

Sedangkan untuk RSU Indriati, Mojosongo, Boyolali, dari kapasitas 8 telah terisi 5 pasien.

Pemkab Boyolali telah menyiapkan satu rumah sakit lagi untuk menampung pasien Corona. Rumah sakit darurat tersebut yaitu dengan memanfaatkan RSU Islam Boyolali yang saat ini belum beroperasi. Rumah sakit yang berlokasi di Mojosongo, Boyolali, itu akan dioperasionalkan secepatnya.

"Minggu ini (rencana mau mulai dioperasionalkan)," kata Lina, sapaan akrabnya.

RSU Islam Boyolali merupakan rumah sakit baru. Rumah sakit tersebut saat ini izin operasionalnya masih dalam proses. Sembari menunggu izin operasional turun, rumah sakit akan difungsikan sebagai RSD COVID.

(rih/mbr)