Sejoli Pembuang Bayi dalam Kantong Plastik di Brebes Ditangkap!

Imam Suripto - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 19:27 WIB
Sejoli pembuang bayi dalam kantong plastik saat dimintai keterangan polisi di Mapolres Brebes, Jumat (18/6/2021).
Sejoli pembuang bayi dalam kantong plastik di Brebes (Foto: Imam Suripto/detikcom)
Brebes -

Sejoli pelaku pembuang bayi di Brebes, Jawa Tengah, ditangkap polisi. Keduanya mengaku tega membuang bayi mereka karena takut ketahuan orang tua masing-masing.

Sejoli tersebut yakni Rossi Wulandari (19) dan Muhammad Syaifulloh Al Farikhi Alisahar (19). Masing-masing ditangkap di rumahnya masing-masing di Kecamatan Brebes.

"Berdasarkan hasil penyelidikan lebih lanjut dan olah TKP, pelaku mengarah kepada kedua pasangan muda-mudi itu," kata Kanit Resmob Polres Brebes, Aiptu Titok Ambar Pramono, usai penangkapan pelaku di Kauman, Brebes, Jumat (18/6/2021).

"Dua orang ini diduga yang membuang bayi. Mayat janin itu ditemukan Kamis (10/6) pekan kemarin dalam kondisi dibungkus plastik," sambungnya.

Rossi sempat tidak mengakui telah membuang darah dagingnya sendiri. Namun, saat polisi menghadirkan pacarnya, wanita itu akhirnya mengakui perbuatannya.

"Dua pelaku sudah kita amankan, saat ini penanganan kasus selanjutnya kita serahkan ke Unit PPA Satreskrim Polres Brebes," terang Ambar.

Sementara itu, tersangka Rossi mengakui telah salah dan khilaf. Dia mengaku nekat membuang bayinya karena takut hubungan gelap dengan kekasih itu ketahuan orang tua.

"Saya bingung, kalau sampai ketahuan orang tua itu anak hasil hubungan gelap," kata Rossi.

Dia bercerita proses persalinan pada Kamis (10/6) lalu itu dilakukannya sendiri. Saat bayinya lahir tidak menangis dan hanya terdiam, Rossi memutuskan untuk memasukkannya ke dalam kantong plastik.

"Saat melahirkan dilakukan saya sendiri. Lahir sudah dalam kondisi nggak menangis atau bersuara. Bayi kemudian saya masukan ke dalam kantong plastik," jelasnya.

Rossi mengaku panik setelah bersalin. Dia pun menelepon pacarnya agar datang ke rumah untuk mengambil kantong plastik berisi bayi tersebut. Selanjutnya, Muhammad Saefullah membawa kantong berisi bayi itu ke rumah kakaknya dan meletakkannya di bagian belakang rumah.

"Sebenarnya saat itu saya mau langsung mengubur janin itu, tapi saya mau kerja saat itu," aku Saefullah.

(ams/rih)