Corona Menggila, BOR RS Rujukan Corona Kulon Progo Nyaris Penuh!

Jalu Rahman Dewantara - detikNews
Jumat, 18 Jun 2021 12:45 WIB
Jubir Satgas COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati
Jubir Satgas COVID-19 Kulon Progo Baning Rahayujati. (Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom)
Kulon Progo -

Keterisian bed atau bed occupancy rate (COR) di 2 rumah sakit rujukan COVID-19 di Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) hampir penuh. Lonjakan jumlah kasus virus Corona COVID-19 di Kulon Progo dalam beberapa hari terakhir menjadi penyebabnya.

Juru Bicara Satgas COVID-19 Kulon Progo, Baning Rahayujati mengatakan berdasarkan data sementara per Kamis (17/6) pukul 12.00 WIB, bed untuk bangsal isolasi RS rujukan di RSUD Wates telah terisi sebanyak 24 dari total kapasitas 30 atau tersisa 6 slot kosong.

Sementara di RSUD Nyi Ageng Serang (NAS) Sentolo yang berkapasitas 10 bed semuanya penuh terisi. Kemudian untuk antrean IGD khusus COVID-19 di RSUD Wates saat ini berjumlah 8 dan RSUD NAS 1.

"Dengan data ini, maka bed occupancy rate-nya (BOR) kita sudah mencapai 87,5%, ini relatif meningkat dibandingkan minggu sebelumnya yang sempat berada di angka 50 persen ya," ungkap Baning, Jumat (18/6/2021).

Baning mengatakan standar BOR yang baik berada di angka kurang dari 75 persen. Pihaknya pun khawatir RS rujukan di Kulon Progo tak mampu menampung pasien Corona jika terjadi peningkatan kasus.

"Ini sudah mengkhawatirkan, kemungkinan nanti kalau ada penambahan kasus sedikit saja, sudah tidak tertampung," ujarnya.

Baning menjelaskan tingginya BOR disebabkan karena meningkatnya jumlah kasus terkonfirmasi positif COVID-19 di Kulon Progo. Saat ini total kasus positif Corona di Kulon Progo sebanyak 6.737. Dari jumlah itu 73 orang di antaranya masih menjalani isolasi di rumah sakit, 655 isolasi mandiri, dan 5.345 selesai isolasi. Kemudian ada 533 kasus sembuh dan 131 meninggal dunia.

Adapun ada tren kenaikan kasus yang terlihat sejak awal Juni 2021. Lonjakan kasus tertinggi terjadi pada Rabu (16/6), yakni mencapai 93 kasus. Rata-rata jumlah kasus di kabupaten Kulon Progo kini berada di kisaran 30-50 kasus per hari, jauh lebih tinggi dibandingkan bulan-bulan sebelumnya yang berkisar 20-30 kasus per hari.

"Saat ini memang ada lonjakan kasus yang cukup signifikan, lebih tinggi dari waktu-waktu sebelumnya. Bahkan hingga kemarin sampel kami yang tertumpuk di laboratorium sebanyak 254 sampel dan itu semua masih menunggu hasil," ucapnya.

Ditemui terpisah, Ketua Satgas COVID Kulon Progo yang juga Wakil Bupati Kulon Progo Fajar Gegana menghimbau masyarakat agar tetap menerapkan protokol kesehatan yang ketat. Hal ini sebagai upaya menekan jumlah kasus konfirmasi yang terus meningkat.

"Harapannya, dengan masyarakat yang patuh terhadap upaya pencegahan virus, kasus COVID-19 bisa ditekan," pesan Fajar.

Simak video 'Kasus COVID-19 RI Melonjak, Ini Pesan Epidemiolog untuk Pemerintah':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/sip)