Saat Sultan Yogya Ingatkan Corona Itu Riil!

Heri Susanto - detikNews
Senin, 14 Jun 2021 19:17 WIB
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X saat pelaksanaan vaksinasi tahap kedua di Yogyakarta, Kamis (28/1/2021)
Gubernur DIY Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X saat pelaksanaan vaksinasi tahap kedua di Yogyakarta, Kamis (28/1/2021). (Foto: dok Humas Pemprov DIY)
Yogyakarta -

Gubernur Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY) Sri Sultan Hamengku Buwono (HB) X kembali mengingatkan kesadaran warganya terkait pandemi virus Corona atau COVID-19. Apalagi saat ini kenaikan angka positif Corona di DIY mencapai lebih dari 400 kasus per hari.

"Tapi bagaimana kita perlu kesadaran, bahwa Corona itu riil," kata Sultan di kompleks Kepatihan, Kantor Gubernur DIY, Kemantren Danurejan, Yogyakarta, Senin (14/6/2021).

Sultan menjelaskan, angka positif Corona yang mencapai 400-an tiap hari tersebut juga merupakan kasus nyata. Jadi masyarakat harus sadar bahwa ancaman Corona benar-benar ada.

"Sehingga orang hati-hati. Ya memang riilnya naik, 400 itu riil," jelasnya.

Menurutnya, Pemda DIY terus menangani kasus Corona di DIY. Salah satunya terkait ketersediaan tempat tidur pasien Corona atau bed occupancy rate (BOR).

"Ini kan masih survive, apakah BOR naik atau tidak," katanya.

Terpisah, Wakil Wali Kota Yogyakarta Heroe Poerwadi mengatakan bahwa kondisi shelter isolasi di Rusunawa Tegalrejo overload pada Minggu (13/6) malam. Daya tampung shelter milik Pemkot Yogyakarta tersebut 84 orang dan masih ada 17 orang yang mengantre masuk.

"Untuk shelter Tegalrejo tadi malam penuh. Rumah sakit, untuk BOR ICU mencapai 78 persen dan non-critical mencapai 65 persen," kata Heroe.

Khusus untuk rumah sakit, lanjut Heroe, di Kota Yogyakarta ada tujuh rumah sakit rujukan pasien Corona. Yakni RS Jogja, RS Pratama, RS PKU Muhammadiyah, RS Bethesda, RS Panti Rapih, RS Dr Sutarto DKT, dan RS Siloman. Dari tujuh rumah sakit tersebut memiliki kapasitas 149 bed.

"Pasien yang masuk tidak hanya Kota Yogyakarta saja. Seluruh DIY bahkan Jawa Tengah," jelasnya.

Heroe menjelaskan, pihaknya masih akan menunggu perkembangan inkubasi kasus positif. Jika memang membutuhkan penanganan medis, tentunya akan segera disiapkan tambahan tempat tidur.

"Hari ini rapat, nanti akan dilihat perlu tidak. Yang jelas semua rumah sakit rujukan sudah kami minta siap untuk sewaktu-waktu menambah bed," katanya.

Sementara itu berdasarkan data dari Pemda DIY, kasus Corona di DIY per 14 Juni 2021 tercatat penambahan kasus terkonfirmasi Corona sebanyak 428 kasus. Sehingga total kasus terkonfirmasi menjadi 49.179 kasus.

Kemudian kasus sembuh hari ini bertambah 208 sehingga total sembuh menjadi 44.084 kasus dan kasus meninggal hari ini bertambah 5 menjadi 1.280 kasus.

(rih/ams)