Info Ledakan COVID-19 di Klaten Dipastikan Hoax, Polisi Turun Tangan

Achmad Syauqi - detikNews
Sabtu, 15 Mei 2021 12:09 WIB
Postingan berantai angka kasus COVID di Klaten meledak
Postingan berantai angka kasus COVID di Klaten meledak. (Foto: Dok. Polres Klaten)
Klaten -

Beredar postingan berantai tentang jumlah kumulatif angka kasus COVID-19 mingguan di Klaten mencapai 11. 876 kasus. Postingan itu palsu atau hoax dan tengah diselidiki polisi.

"Postingan itu hoax, dipastikan hoax. Ini kita lidik (penyellidikan) oleh Tim Cyber," jelas Kasubag Humas Polres Klaten, Iptu Nachrowi, kepada detikcom, Sabtu (15/5/2021).

Nachrowi mengatakan Polres telah mengecek unggahan itu ke tim Satgas COVID-19 kabupaten. Dia memastikan, tidak ada angka kumulatif sebanyak itu.

"Tidak ada angka kumulatif mingguan sebanyak itu. Dan fenomena hoax itu tidak hanya di Klaten tapi juga wilayah lain, bahkan Jateng dan Jatim," papar Nachrowi.

Menurut Nachrowi, postingan data itu sebenarnya sudah beberapa hari terakhir. Namun baru heboh dua hari ini saat lebaran.

"Baru hebohnya dua hari ini setelah lebaran. Masyarakat diminta tidak percaya dan taati protokol kesehatan sebagaimana diinstruksikan pemerintah demi kesehatan semua," lanjut Nachrowi.

Tim Ahli Satgas Percepatan Pengendalian COVID-19 Kabupaten Klaten, Roni Roekmito mengatakan hal yang sama. Postingan berantai di media sosial dan ponsel itu hoax.

"Iya itu hoax. Tidak hanya Klaten, Jateng dan Jatim juga ada," ungkap Roni.

Menurut Roni, di Klaten sepanjang masa pandemi belum pernah ada penambahan kasus sebanyak itu. Angka kasus mingguan hanya pada kisaran 8.000.

"Tidak pernah ada di Klaten angka kumulatif sebanyak itu. Angka mingguan paling banyak 8.000," sambung Roni.

Pada postingan tersebut tertulis data mingguan COVID-19 Jawa Tengah. Tertulis Klaten angka kasus meledak menduduki nomor satu di Jawa Tengah.

Dari 16 kabupaten/ kota yang dituliskan datanya, Klaten tertulis 11.876 kasus. Sementara kabupaten/ kota lainnya hanya di angka 200 an kasus.

(mbr/mbr)