Lebaran-Kenaikan Isa Bareng, Ini Kesepakatan Masjid-Gereja Sebelahan di Solo

Ari Purnomo - detikNews
Rabu, 12 Mei 2021 19:53 WIB
Solo -

Tahun ini Hari Raya Idul Fitri dan Kenaikan Isa Almasih jatuh di hari yang sama, Kamis (13/5). Ada yang menarik dilihat terkait persiapan dan kesepakatan Masjid Al-Hikmah dan Gereja Kristen Jawa (GKJ) Joyodiningratan yang berdiri bersebelahan di jalan Gatot Subroto, Solo.

Perayaan hari besar dua agama yang berbeda ini terlihat begitu terjaga ketika dua tempat ibadah agama tersebut berada berdampingan. Dua tempat ibadah beda agama ini berdiri berdampingan di Jalan Gatot Subroto, Serengan, Solo, Jawa Tengah.

Tingginya toleransi antarumat beragama ini sudah terjaga sejak lama. Hal ini sebagaimana disampaikan Ketua Takmir Masjid Al Hikmah Muhammad Nasir.

"Kita sudah terbiasa perbedaan dalam kebersamaan. Jadi intinya kita sebelum lahir sudah paham tentang perbedaan ini," katanya kepada wartawan, Rabu (12/5/2021).

Nasir menambahkan, tidak hanya pada perayaan Kenaikan Isa Almasih saja yang pernah berlangsung bersamaan. Beberapa kali perayaan Natal juga bersamaan dengan Idul Fitri, tapi tetap berlangsung dengan penuh toleransi.

"Perayaan Natal yang bersamaan dengan Idul Fitri juga sudah biasa, apa lagi ini perayaan Kenaikan Isa Al Masih karena nanti waktunya akan berbeda," tuturnya.

Untuk pelaksanaan salat id besok, Nasir menjelaskan, persiapannya akan dimulai usai salat Subuh. Mulai dari penyiapan tempat hingga keperluan lainnya. "Kita akan mulai dari pukul 05.00 WIB sampai pukul 07.00 WIB baru nanti dari pihak gereja mengadakan Misa," ungkapnya.

Nasir menambahkan, keduanya salin menghormati dan saling menjaga, sudah berlangsung sejak dulu. "Seperti ini (tolerensi) jangan dikotori, tidak boleh karena apa karena setiap agama itu perlu kita jaga, keberadaannya di Indonesia yang sah dan dilindungi oleh Undang-undang," urainya.

Pada kesempatan berbeda, Pendeta GKJ Joyodiningratan Nunung Istining Hyang mengatakan, pihaknya sudah berkoordinasi dengan pihak masjid terkait perayaan Kenaikan Isa Almasih.

"Kalau biasanya peribadatan akan dilakukan pagi hari pukul 08.00 WIB, tetapi besok pelaksanaan diundur menjadi pukul 17.00 WIB," katanya.

Terkait jemaat yang akan hadir, Nunung mengatakan, juga akan dibatasi sesuai dengan protokol kesehatan (Prokes). "Jemaat yang akan hadir dibatasi, yang sudah mendaftar sebanyak 80 orang," tuturnya.

(mbr/mbr)