Pemkab Karanganyar Gratiskan Perawatan 59 Korban Keracunan Takjil

Andika Tarmy - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 15:53 WIB
Bupati Karanganyar, Juliyatmono
Bupati Karanganyar Juliyatmono. (Foto: Andika Tarmy/detikcom)
Karanganyar -

Kasus keracunan yang menimpa 59 warga Dusun Puntuk Ringin, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah, dinyatakan sebagai kejadian luar biasa (KLB). Pemkab Karanganyar akan menanggung seluruh biaya pengobatan para korban.

"Pemerintah mempercepat penanganan para korban termasuk membebaskan semua biaya yang ditanggung para pasien keracunan. Tentu hal ini membutuhkan legalitas, legalitasnya ya harus kita sebut sebagai kejadian luar biasa (KLB). Sedang kita siapkan regulasinya agar penanganannya cepat," ujar Bupati Karanganyar, Juliyatmono, saat ditemui detikcom di rumah dinas, Senin (10/5/2021).

Juli menyebut pemkab akan membantu para korban hingga pulih. Saat ini pihaknya sedang mengkaji aspek apa yang bisa dibantu oleh pemerintah untuk mempercepat pemulihan para korban.

"Termasuk memulihkan mereka sampai di rumah seperti apa sedang kita kaji apa yang bisa saya bantu. Ben ndang bisa bakdan (biar bisa segera berlebaran), " terangnya.

Saat ini, lanjut Juli, Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar sedang melakukan pelacakan untuk memastikan penyebab pasti musibah keracunan ini. Penyebab pasti keracunan, masih menunggu hasil cek laboratorium sampel makanan takjil.

"Sedang di-lab (laboratorium) makanan-makanan yang ada pada saat itu semuanya, supaya penyebab keracunan itu dari bahan makanan seperti apa baru akan kita ketahui dari hasil lab," jelasnya.

Berkaca dari musibah ini, Juli mengimbau kepada warga untuk meningkatkan kewaspadaan terutama terkait penyediaan konsumsi dalam skala besar. Namun pihaknya menegaskan tidak akan melarang pembagian takjil di masjid.

"Tidak sampai melarang ya, mengimbau mencermati setiap makanan yang disajikan untuk banyak orang harus diklarifikasi. Harus konsultasi dengan dinas kesehatan supaya cek dan ricek, supaya terhindar dari keracunan," pungkasnya.

Sebelumnya diberitakan, sedikitnya 59 warga Dusun Puntuk Ringin, Desa Gerdu, Kecamatan Karangpandan, Karanganyar, Jawa Tengah, mengeluhkan gejala keracunan hingga harus dilarikan ke rumah sakit. Dugaan sementara, puluhan warga ini mengalami keracunan usai menyantap hidangan takjil yang disediakan di masjid setempat.

Dalam perkembangannya, satu warga dinyatakan meninggal dunia di RSUD Karanganyar. Sementara puluhan warga lain masih menjalani perawatan di Pukesmas Karangpandan dan RSUD Karanganyar.

(mbr/rih)