Ternyata Ini Alasan Pemobil ABG Tabrak Polisi Pos Penyekatan Klaten

Achmad Syauqi - detikNews
Senin, 10 Mei 2021 15:46 WIB
Klaten -

Pemobil yang viral terobos pos penyekatan dan tabrak polisi di Prambanan, Klaten, ternyata masih ABG atau anak di bawah umur. Ternyata ABG itu nekat menabrak polisi karena takut ditilang.

"Untuk motifnya ternyata setelah diperiksa anak ini takut saat diminta KTP dan surat lainnya, termasuk takut ditilang. Sebelum menjawab dia kabur, jadi motifnya takut karena tidak memiliki surat-surat," kata Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu saat konferensi pers di kantornya, Senin (10/5/2021).

Edy menerangkan insiden yang viral itu terjadi pada Sabtu (8/5) lalu di Pos Penyekatan Prambanan. Kala itu, petugas gabungan sedang melakukan pemeriksaan kendaraan dari luar daerah kabupaten dan provinsi.

"Pukul 16.20 WIB kami melihat salah satu mobil (mobil pelaku) dari kejauhan sudah terlihat bersembunyi di belakang kendaraan lainnya. Seperti tidak mau dihentikan, saat dihentikan awalnya berhenti tapi masih berusaha melarikan diri," terang Edy.

Mobil itu akhirnya dihentikan polisi di jalur lambat. Saat diperiksa KTP dan kelengkapan surat-surat, pelaku justru kabur.

"Saat kita tanyakan kelengkapan dan SIM, namun belum menjawab yang bersangkutan kabur menginjak gas melarikan diri. Anggota kita di samping kanan menghindari dan terserempet dan luka ringan," lanjut Edy.

Petugas di pos lalu melakukan pengejaran bersama Brimob Polda Jawa Tengah. Sekitar satu kilometer dari TKP, pelaku akhirnya ditangkap.

"Sekitar satu kilometer, pelaku bisa kita hentikan dan kita amankan ke Polres Klaten. Setelah diperiksa ternyata pelaku masih anak-anak, inisial AD, usia 16 tahun, pelajar kelas 2 sebuah SMA negeri di Klaten," ucap Edy Suranta.

Edy menyebut dalam mobil itu tidak ditemukan benda-benda mencurigakan seperti narkoba maupun miras. Meski begitu, polisi tetap melakukan tes urine kepada yang bersangkutan.

"Yang bersangkutan kita periksa dan mobil juga kita sudah cek tapi tidak ditemukan barang mencurigakan. Termasuk narkoba, juga kita laksanakan cek urine tidak ada indikasi kaitannya narkoba," ucap Edy Suranta.

Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Andriansyah Rithas Hasibuan menambahkan pelaku saat itu hanya membawa STNK dan tidak membawa SIM.

"Pelaku tidak membawa SIM tapi hanya bawa STNK. Untuk identifikasi kendaraan sedangkan kita koordinasikan dengan sat lantas," terang Adriansyah.

Sebelum diberitakan, video sebuah mobil terobos pos penyekatan mudik 2021 di Klaten viral di media sosial. Tak hanya itu, mobil juga menabrak polisi yang berjaga.

Video itu salah satunya diunggah akun Instagram @merapi_uncover pada Minggu (9/5) sekitar pukul 14.00 WIB. Hingga sekitar pukul 16.00 WIB, video itu telah ditonton sekitar 30 ribu kali.

Dalam video berdurasi sekitar 29 detik itu, tampak sebuah mobil warna kuning disetop petugas untuk diperiksa. Mobil itu terlihat mengikuti arahan petugas agar menepi. Namun saat akan diperiksa, tiba-tiba mobil itu justru tancap gas. Tampak seorang polisi tertabrak mobil tersebut. Dicantumkan lokasi video itu di Candi Prambanan.

(ams/sip)