Walkot Semarang Minta Musala dan Masjid Gelar Salat Id

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 07 Mei 2021 21:03 WIB
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi
Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi. (Foto: Pemkot Semarang)
Semarang -

Wali Kota (Walkot) Semarang Hendrar Prihadi meminta seluruh masjid dan musala menggelar salat Id saat Idul Fitri 2021. Hal itu untuk meratakan penyebaran jemaah sehingga tidak terjadi kerumunan yang padat.

Hendrar atau yang akrab disapa Hendi mengatakan tidak ada larangan salat Id saat pandemi, namun penyelenggaraan di lapangan seperti di Simpang Lima ditiadakan.

"Salat Id boleh, tapi tidak dalam kumpulan luas seperti di Simpang Lima. Saya bilang ke Pak Kiai Darodji (Ketua MUI Jateng) salatnya di masjid saja," kata Hendi kepada detikcom di kantornya, Jumat (7/5/2021).

Menurutnya, penyelenggaraan salat Id di lapangan seperti di Simpang Lima berpotensi ada penyebaran virus Corona karena masyarakat yang datang dari berbagai penjuru. Maka untuk mencegahnya, musala dan masjid diminta menggelar salat Id untuk mengakomodir warga sekitarnya saja.

"Semua musala dan masjid saya minta adakan salat Id. Agar pilihannya di dekat rumah. Kalau hanya beberapa titik, orang datang dan terjadi lintas orang yang datang, banyak, berpotensi penyebaran (virus)," ujarnya.

Selain itu Hendi juga mengimbau agar masyarakat patuh dengan larangan pemerintah untuk tidak mudik. Menurutnya tidak perlu memperebutkan antara mudik dan mudik lokal karena pada intinya yang dilarang adalah mudik.

"Kan mudik dilarang, tidak usah didiskusikan, tidak usah ditawar ikuti saja anjuran pemerintah ini. Bukan apa-apa, kita perhatikan yang lebih besar supaya tidak terjadi sebaran COVID-19 yang meluas," imbuhnya.

(alg/rih)