Penumpang Positif COVID Lolos Terbang di Bandara Semarang, 12 Orang Ditracing

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Kamis, 06 Mei 2021 21:48 WIB
COVID-19 Health insurance concept. Blurring of hand holding pen and Stethoscope on health form. Focus on
Ilustrasi kasus virus Corona atau COVID-19 (Foto: Getty Images/iStockphoto/farosofa)
Semarang -

Tracing dilakukan buntut lolosnya satu penumpang pesawat dari Bandara Ahmad Yani, Semarang, tujuan Pangkalan Bun yang ternyata positif virus Corona atau COVID-19. Beruntung hasil tracing menunjukkan hasil negatif.

Hal itu diungkapkan General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto. Ia menjelaskan ada 24 penumpang dalam penerbangan Citilink yang membawa penumpang positif COVID-19 itu. Sebanyak 12 orang di antaranya dilakukan tracing di Pangkalan Bun dan hasilnya negatif.

"Yang berdekatan kurang lebih 12 orang. Sudah koordinasi dengan Pangkalan Bun. Yang 12 ini sudah diantigen dan negatif. Pilot pramugari negatif semua," kata Hardi kepada wartawan di kantornya, Kamis (6/5/2021).

Terkait peristiwa itu pihak Bandara Semarang sudah meminta maaf dan melakukan pengetatan dalam prosedur pemeriksaan penumpang.

Untuk antisipasi hal itu terulang, pengetatan dilakukan dengan kebijakan baru yaitu pemberian stempel tambahan oleh petugas KKP sebagai tanda hasil tes positif untuk memudahkan identifikasi oleh petugas check in dan boarding.

Jika ada yang positif pihak bandara berkoordinasi dengan maskapai agar memblokir sehingga penumpang tidak bisa melanjutkan perjalanan dan dilakukan karantina.

"Kalau ada penumpang setelah validasi dokumen kesehatan dan dinyatakan positif maka akan di-reject dan informasi ke airlines untuk di-block seat-nya," tegas Hardi.

Sebelumnya, manajemen Bandara Ahmad Yani, Semarang, meminta maaf terkait peristiwa lolosnya penumpang positif COVID-19 yang menyelinap terbang hingga Pangkalan Bun. Ia menegaskan tidak ada unsur kesengajaan.

"Kami juga memohon maaf atas terjadinya peristiwa ini yang menimbulkan keresahan bagi calon penumpang pesawat udara lainnya. Kami berkomitmen untuk saling berkoordinasi lebih intens dengan stakeholder bandara lainnya," kata General Manager PT Angkasa Pura I (Persero) Kantor Cabang Bandara Internasional Jenderal Ahmad Yani Semarang, Hardi Ariyanto, di kantornya, Kamis (6/5).

Penumpang tersebut naik pesawat Citilink hari Rabu (5/5) kemarin. Setelah dicek dia positif dan diarahkan petugas untuk isolasi mandiri. Tapi ternyata penumpang bernama Yahya itu kembali dan menyelinap.

"Yang bersangkutan saat masuk bandara menunjukkan dokumen kesehatan setelah divalidasi KKP diarahkan isolasi mandiri. Tapi yang bersangkutan tidak kembali tapi memutar dan masuk tempat check in," jelasnya.

Simak juga 'Terkuaknya Alat Rapid Test Ilegal di Jateng Beromzet Rp 2,8 M':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/mbr)