Jelang Larangan Mudik, Jumlah Penumpang Bandara Kulon Progo Meningkat

Jalu Rahman Dewantara - detikNews
Sabtu, 01 Mei 2021 19:01 WIB
Suasana Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, DIY, Sabtu (1/5/2021).
Suasana Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, DIY, Sabtu (1/5/2021). Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom
Kulon Progo -

Terjadi lonjakan penumpang di Yogyakarta International Airport (YIA) atau Bandara Kulon Progo, Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY), jelang larangan mudik Lebaran 6-17 Mei 2021. Jumlah penumpang YIA meningkat dua kali lipat dari hari-hari biasa.

Airport Duty Manager YIA, Budi Wiyono, mengatakan total jumlah penumpang pulang-pergi di YIA rata-rata 3.000 orang per hari. Sejak sepekan terakhir jumlahnya cenderung meningkat dan tercatat pada Jumat (30/4) kemarin menembus 6.000 orang.

Ribuan penumpang itu dilayani oleh 56 penerbangan, terdiri dari 28 keberangkatan dan 28 angka kedatangan penumpang.

"Ya memang ada kecenderungan jumlah penumpang naik, disinyalir terkait dengan larangan mudik yang berlaku mulai 6 Mei besok, jadi banyak yang memilih mudik lebih awal," kata Budi saat ditemui di YIA, Sabtu (1/5/2021).

Budi memprediksi kenaikan ini akan terus terjadi setidaknya hingga H-1 pelarangan mudik atau Rabu (5/5) pekan depan.

"Prediksi kami sampai tanggal 4 atau 5 itu puncak kenaikan arus mudik, adapun untuk tren peningkatan jumlah penumpang sendiri sudah terlihat sejak seminggu terakhir ini," ujarnya.

Dijelaskan Budi, mayoritas penumpang baik kedatangan maupun keberangkatan di bandara ini menempuh rute YIA-Jakarta. Kemudian terbanyak kedua rute menuju Kalimantan.

Suasana Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, DIY, Sabtu (1/5/2021).Suasana Yogyakarta International Airport (YIA), Kulon Progo, DIY, Sabtu (1/5/2021). Foto: Jalu Rahman Dewantara/detikcom

Guna memastikan protokol kesehatan, petugas bandara YIA akan diterjunkan melakukan patroli di setiap sudut YIA. Pengelola YIA juga telah menyediakan fasilitas pelayanan kesehatan seperti tes GeNose dan rapid test antigen.

"Kepada penumpang diimbau melakukan rapid test antigen satu hari sebelum hari keberangkatan. Karena kan sekarang berlaku hanya 1 kali 24 jam," terang Budi.

Budi menjelaskan pada saat pelarangan mudik lebaran 6-17 Mei 2021, jam operasional YIA akan dikurangi. Nantinya YIA hanya melayani penerbangan mulai pukul 07.00 sampai dengan 12.00 WIB. Khusus penerbang medivac dan kargo tak terpengaruh pemangkasan jam tersebut.

Sementara itu salah satu pengguna jasa penerbangan di YIA, Siska (25), memilih mudik lebih awal untuk menghindari penyekatan pada saat larangan mudik lebaran 6 Mei mendatang.

"Biar bisa tetap pulang sih, makannya kemarin sudah rencana pulangnya hari ini," ujar Siska.

Menurutnya larangan mudik mengganggu mobilitas masyarakat. Kendati begitu, ia maklum itu karena sebagai upaya menekan kasus penularan COVID-19 di Indonesia.

"Ya mau gimana lagi, ikut aturan pemerintah saja," ucapnya.

(rih/rih)