Catat! Pemudik yang Masuk Kota Semarang Bakal Dikarantina 5x24 Jam

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 20:08 WIB
Hasil Foto Oppo Reno4 di Kota Lama Semarang
Kota Lama Semarang, Agustus 2020. Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom
Kota Semarang -

Wali Kota Semarang Hendrar Prihadi mengeluarkan surat edaran terkait larangan mudik 2021 dan berpergian ke luar daerah. Jika ada yang nekat mudik ke Semarang maka harus siap dikarantina selama 5 hari.

Aturan itu tertuang dalam Surat Edaran (SE) Nomor B/1 806/443/V/2021 tentang pemberlakuan karantina/isolasi bagi warga pendatang pada masa mudik lebaran hari raya Idul Fitri 1442 H atau tahun 2021 ini dalam rangka pengendalian COVID-19.

Pria yang akrab disapa Hendi itu mengatakan aturan dikeluarkan berdasarkan instruksi Menteri Dalam Negeri Nomor I tahun 2021, tentang perpanjangan pemberlakuan PPKM mikro dan optimalisasi posko di tingkat desa dan kelurahan. Hal itu juga berdasarkan Surat Edaran Gubernur Jawa Tengah No 443.5/0006624 dan Perwal Semarang tentang PPKM.

"Ada empat poin dalam surat edaran. Poin pertama yaitu warga masyarakat termasuk ASN tidak boleh melakukan bepergian ke luar daerah. Larangan ini berlaku mulai tanggal 22 April sampai dengan 24 Mei 2021," kata Hendi seperti dalam keterangan tertulisnya, Jumat (23/4/2021).

"Kemudian, kalau ada warga pendatang yang masuk ke Kota Semarang wajib membawa surat keterangan sehat atau negatif COVID-19 yang masih berlaku," imbuhnya.

Poin selanjutnya adalah soal karantina 5 hari bagi orang yang mudik ke Kota Semarang tanpa bisa menunjukkan surat keterangan sehat.

"Apabila pendatang tidak sanggup menunjukkan surat keterangan sehat, maka yang bersangkutan wajib karantina 5 kali 24 jam," tegasnya.

Poin terakhir atau keempat yaitu menunjuk kepala wilayah mulai tingkat RT, RW, lurah sampai camat untuk ikut terlibat memantau wilayahnya masing-masing.

"Camat dan lurah agar memantau kondisi lingkungan masing-masing dengan melibatkan RT dan RW setempat serta Kampung Siaga Candi Hebat," pungkasnya.

(rih/ams)