Pegawai Gelapkan Duit Minimarket Rp 187 Juta untuk Online Trading

Arbi Anugrah - detikNews
Jumat, 23 Apr 2021 16:15 WIB
Ilustrasi THR
Ilustrasi. (Foto: Muhammad Ridho)
Banyumas -

Seorang pegawai minimarket di Baturaden, Banyumas, inisial TT (27) nekat menggelapkan uang setoran tempatnya bekerja sebesar Rp 187 juta. Pelaku memakai uang itu untuk online trading dan melunasi utang.

"Setelah ditanyai tentang hal tersebut, ternyata terlapor TT mengakui telah menggunakan uang tersebut untuk trading online dan membayar utang. Atas kejadian tersebut PT IP mengalami kerugian dengan total Rp 187.699.738," kata Plt Kapolsek Baturaden Iptu Karseno kepada wartawan, Jumat (23/4/2021).

Karseno menjelaskan, kasus ini pertama kali diketahui pada Rabu (21/4) saat seorang karyawan minimarket tersebut menerima kabar dari kantor pusat yang memberitahukan tentang uang sales toko yang tidak masuk ke rekening PT IP Cabang Yogya sejak tanggal 16 April 2021.

Setelah menerima kabar tersebut, karyawan toko langsung mengecek ke toko dan mendapatkan tiga lembar slip penyetoran bank.

"Namun keesokan harinya, saat mengonfirmasi kepada petugas Bank BRI Rempoah tentang slip tersebut. Pihak Bank BRI menjelaskan tidak ada penyetoran sesuai dengan slip tersebut," ucapnya.

Sementara itu, Kasat Reskrim Polresta Banyumas, Kompol Berry, menambahkan bahwa pihaknya telah mengamankan TT dan barang bukti berupa tiga lembar slip penyetoran bank dengan tujuan atas nama PT IP, enam lembar slip penjualan tutup harian, dan tiga lembar slip gaji atas nama pelaku. Pihaknya masih melakukan penyidikan lebih lanjut.

"TT kami amankan guna penyidikan lebih lanjut. TT juga dijerat dengan Pasal 374 KUHP dengan ancaman pidana paling lama lima tahun penjara," imbuhnya.

(rih/sip)