Masjid Abad 15 Ini Semula di Puncak Gunung, Ini Alasan Dipindahkan

Achmad Syauqi - detikNews
Selasa, 20 Apr 2021 03:19 WIB
Masjid Sunan Pandanaran Klaten konon dipindahkan gegara suara azan terdengar hingga Demak
Masjid Sunan Pandanaran Klaten konon dipindahkan gegara suara azan terdengar hingga Demak (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)

Pihak sesepuh desa mengaku tidak tahu detail pemindahan masjid tersebut. Namun kisah tersebut selalu diceritakan secara turun-temurun.

"Simbah-simbah dulu juga tidak tahu tanggal pendiriannya. Pondok pesantren dan rumah Kanjeng Sunan Pandanaran di mana juga tidak ada yang tahu pasti tetapi makam santri tersebar di beberapa lokasi," jelas Suhardi.

Dia menyebut di sisi utara masjid yang menjadi permukiman warga pernah ditemukan banyak gerabah. Kemudian sumur tua yang berada di area masjid juga sempat ditemukan mangkok, piring, dan lainnya.

"Saat sumur tua digali ditemukan banyak mangkok, piring dan alat lain tapi semua dibawa ke BPCB. Kalau makam santri banyak tersebar beberapa lokasi," terang Suhardi.

Suhardi menyebut maski berusia kuno, bangunan masjid itu masih digunakan warga untuk beribadah. Setiap malam Jumat dan Selasa juga rutin digunakan jemaah untuk zikir.

"Ini rutin untuk jamaah terus, para peziarah ke makam Sunan banyak yang mampir ke sini tetapi ya itu harus naik ke bukit. Kalau jamaah rutin ya hanya warga sini," ucap Suhardi.

Terpisah, Pamong Budaya Madya BPCB Jateng, Deni Wahyu Hidajat menjelaskan dari sejarah yang ada masjid Golo atau Masjid Sunan Pandanaran itu didirikan Sunan Bayat. Sebelum dipindah posisinya ada di Gunung Jabalakat sisi utara.

"Kalau masjid Golo itu memang didirikan Sunan Bayat yang semula di atas Gunung Jabalakat. Tapi konon suara azannya sampai ke Demak, kemudian dilemparkan golok ke bawah dan tempat jatuhnya golok itulah lokasi pemindahan masjid," terang Deni kepada detikcom.

Masjid Sunan Pandanaran Klaten konon dipindahkan gegara suara azan terdengar hingga DemakMasjid Sunan Pandanaran Klaten konon dipindahkan gegara suara azan terdengar hingga Demak Foto: Achmad Syauqi/detikcom

Hal senada juga disampaikan Kabid Kebudayaan Dinas Kebudayaan Pariwisata Pemuda dan Olahraga Pemkab Klaten Yuli Budi Susilowati. Yuli mengatakan Masjid Golo didirikan Sunan Pandanaran begitu sampai di Bayat untuk takmirnya selama perjalanan dari Semarang.

"Para muridnya jadi takmir masjid. Salah satu petugas adzan (muazin) adalah Syeh Domba yang makamnya juga tidak jauh dari lokasi dan makam Sunan Pandanaran," ungkap Yuli kepada detikcom.

Halaman

(ams/mbr)