Komunitas di Kudus Ini Keliling Bersihkan Masjid Gratis

Dian Utoro Aji - detikNews
Minggu, 11 Apr 2021 21:18 WIB
Komunitas RRM Kudus saat membersihkan salah satu masjid di Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Minggu (11/4/2021).
Komunitas RRM Kudus saat membersihkan salah satu masjid di Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Minggu (11/4/2021). Foto: Dian Utoro Aji/detikcom
Kudus -

Komunitas di Kudus, Jawa Tengah, ini mengadakan kegiatan bakti sosial dengan berkeliling membersihkan masjid. Sudah 118 masjid di Kudus yang mereka bersihkan.

Komunitas tersebut bernama Resik-resik Masjid (RRM) Kudus. Mereka keliling sepekan sekali melakukan kegiatan bersih-bersih masjid di wilayah Kudus.

Pada kali ini, mereka mengadakan bersih masjid di Masjid Jami Baitussalam, Dukuh Jatisari Tempel, Desa Peganjaran, Kecamatan Bae. Pantauan di lokasi, puluhan orang guyub bersama-sama membersihkan masjid. Mereka terdiri dari warga setempat dan komunitas RRM.

Bendahara Komunitas Resik-resik Masjid (RRM) Kudus, Triyanto, mengatakan aksi bersih masjid kali ini sudah yang ke-118 kalinya. Pelaksanaan bersih-bersih masjid dilakukan setiap hari Minggu di seluruh wilayah di Kudus.

"Ini masjid kita aksi ke-118 (sejak tiga tahun dibentuk komunitas) di Kudus, aksi ini kita laksanakan sepekan sekali, setiap hari Ahad (Minggu), kita muter di setiap kecamatan Kudus, setiap kecamatan kita pindah lagi, ke kecamatan yang lain," ungkap Triyanto kepada wartawan saat ditemui di lokasi, Minggu (11/4/2021).

Triyanto menjelaskan menjelang datangnya bulan Ramadhan permintaan bersih-bersih masjid cukup banyak. Pihaknya pun mengaku kewalahan untuk melayani permintaan bersih masjid. Kegiatan bersih masjid dilakukan secara gratis.

"Menjelang datang bulan puasa banyak permintaan untuk bersih-bersih masjid. Cuman memang kita terjadwal maka kita tampung dulu. Tidak semua langsung bisa dilaksanakan," kata dia.

Komunitas RRM Kudus saat membersihkan salah satu masjid di Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Minggu (11/4/2021).Komunitas RRM Kudus saat membersihkan salah satu masjid di Desa Peganjaran, Kecamatan Bae, Minggu (11/4/2021). Foto: Dian Utoro Aji/detikcom

Menurutnya setiap kali aksi terdapat 25 orang yang ikut membersihkan masjid. Mereka terbagi dari tim pembersih halaman, ruangan, kamar mandi, hingga karpet masjid.

"Kalau setiap aksi 25 orang, ada tim ruangan halaman, kamar mandi, ruangan, karpet juga," jelasnya.

"Tujuan kita untuk edukasi masjid nggih, tidak cuman untuk bersih-bersihnya saja. Bagaimana pihak masjid tergerak hatinya, bahwa masjid ini kita bersihkan bersama-sama. Jadi bukan tugas marbot saja, pengurus masjid mengadakan secara rutin," lanjut Triyanto.

Triyanto mengungkapkan komunitas Resik-resik Masjid merupakan komunitas yang bersifat sukarela. Komunitas itu sudah terbentuk sejak tiga tahun lalu. Kini ada ratusan anggota yang tergabung dalam komunitas tersebut.

"Resik-resik masjid itu komunitas yang kita sifatnya suka rela, awalnya dulu tidak sebanyak ini ya. Sekarang alhamdulillah, kalau anggota ada 103 orang, namun yang aktif setiap aksi ada 25 orang saja. RRM Kudus sudah tiga tahun," terang Triyanto.

Selengkapnya di halaman selanjutnya...

Selanjutnya
Halaman
1 2