Round-Up

Fakta Terungkap dari Heboh Gibran Disebut Duduk di Meja Depan Menteri PUPR

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Selasa, 30 Mar 2021 08:22 WIB
Solo -

Kunjungan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) Basuki Hadimuljono ke Solo pada Sabtu (27/3) lalu berbuntut panjang. Foto dan video Basuki dan Wali Kota Solo, Gibran Rakabuming Raka saat berada di sanggar seni MasDon Art Center viral di media sosial.

Dari foto dan video itu, Gibran dianggap duduk di meja. Sedangkan Basuki dan seniman/budayawan Sardono W Kusumo, pemilik MasDon Art Center duduk di kursi.

Berita viral menuliskan bahwa Gibran duduk di atas meja, sedangkan Basuki di kursi. Berita lainnya menyebut secara frontal bahwa Gibran tidak beradab.

Ditemui di MAN 1 Solo, Gibran Rakabuming Raka menjelaskan bahwa yang dia duduki bukanlah meja. Basuki pun bukan duduk di kursi. Mereka sama-sama duduk di kursi penonton.

"Itu kan bukan meja. Itu kursi yang berundak gitu lo, kaya tribune," kata Gibran kepada wartawan, Senin (29/3/2021).

Dia juga menjelaskan bahwa saat itu dia tidak berencana duduk di tempat itu. Namun oleh Menteri Basuki, Gibran diminta duduk di tempat yang lebih atas.

"Diminta Pak Basuki, 'mas, di sini saja biar kelihatan mubeng (melingkar)'," ujarnya menirukan ucapan Basuki saat itu.

Penelusuran di lokasi

Pantauan detikcom, tempat tersebut memiliki sebuah panggung seni pertunjukan. Di depan panggung terdapat tempat duduk penonton mirip tribune dengan dua level ketinggian. Namun perbandingan ketinggiannya tak terlalu jauh sehingga tampak seperti kursi dan meja.

Kepada detikcom, Sardono menjelaskan bahwa tempat duduk pertunjukan itu memanfaatkan barang yang tidak terpakai. Tempat duduk itu pun tampak lebih lebar sehingga bisa juga digunakan untuk bersila sambil menonton pertunjukan.

"Ini barang bekas sejak zaman orang tua saya. Saya pakai untuk tempat duduk penonton saja," kata Sardono ditemui di MasDon Art Center, Kemlayan, Kecamatan Serengan, Solo, Senin (29/3).

Pusat kesenian itu, kata Sardono, memang mengambil konsep perpaduan bangunan kuno dan modern. Konsep lawas terlihat dari tembok-tembok kuno sebagai latar panggung.

Selanjutnya: apa yang mereka bahas dalam pertemuan itu?

Selanjutnya
Halaman
1 2