Prasasti Era Majapahit di Jepara Berisi Larangan Poligami, Ini Isi Pesannya

Dian Utoro Aji - detikNews
Senin, 29 Mar 2021 18:58 WIB
Prasasti Candi Angin berisi pesan larangan poligami di Jepara, Senin (29/3/2021).
Prasasti Candi Angin berisi pesan larangan poligami di Jepara, Senin (29/3/2021). Foto: Dian Utoro Aji/detikcom

Ida sebelumnya mengatakan setelah dilakukan kajian dan penelitian diketahui isi dari Prasasti Candi Angin tersebut. Menurutnya prasasti itu diduga ada hubungannya dengan Kerajaan Majapahit pada abad ke 13-14 Masehi. Sebab ada kemiripan bentuk prasasti tersebut.

"Setelah ditelusuri dilakukan kajian, ekskavasi waktu itu ternyata bisa disimpulkan ternyata tempat ibadah waktu abad ke 13 hingga 14 Masehi. Karena itu masih nyambung yang ada di Trowulan (Jawa Timur) terkait dengan Kerajaan Majapahit," ucap Ida.

"Jadi masa Majapahit ada orang bilang, pelarian Kerajaan Majapahit itu menelusuri lereng Muria sampai ke situ (wilayah Tempur, Kecamatan Keling). Karena bukti ditemukan seperti pecahan genteng terakota hampir sama di Trowulan," lanjutnya.

Ida mengatakan prasasti itu terdapat sebuah tulisan Jawa Kuno. Jika diterjemahkan isi tulisan pada prasasti itu adalah terkait dengan larangan berpoligami.

"Terkait isi prasasti intinya bahwa adalah larangan untuk berpoligami bagi komunitas yang berdoa di sana waktu itu. Prasasti itu ditulis dengan bahasa Jawa kuno, kemudian intinya memang larangan berpoligami," terangnya.

Ida menambahkan prasasti itu menambah koleksi benda bersejarah di Museum Kartini. Terutama di ruang Jepara Kuno. Kini ada 737 koleksi, sebelumnya ada 736 koleksi.

"Prasasti itu masuk di ruang Jepara Kuno, selain itu kemudian ada penemuan benda kuno, guci, jembangan, uang keping, di situ juga ada kerangka ikan hiu. Totalnya 736 koleksi," tambah Ida.

Halaman

(rih/ams)