Kondisi Terkini Pria yang Viral Gegara Ngamuk Hunus Samurai di Klaten

Achmad Syauqi - detikNews
Senin, 08 Mar 2021 17:38 WIB
pemuda mengamuk menghunus samurai
Video pria ngamuk hunus samurai di Klaten viral di media sosial. (Foto: Tangkapan layar medsos/warga)
Klaten -

Seorang pria berinisial AG (43) yang viral mengamuk dan menghunus samurai di Kabupaten Klaten, Jawa Tengah, telah dikembalikan ke keluarganya. AG kini telah dirawat di RSJD Klaten dan akan dirujuk ke Purworejo.

"Informasinya mau dibawa ke Purworejo. Sebab di RSJD Klaten sudah sering, dirawat di RSJD Solo dan Pakem di Yogyakarta juga sudah pernah," ujar Kades Kedungan, Kecamatan Pedan, Bambang Sukopolo, saat dihubungi detikcom, Senin (8/3/2021).

"Jadi itu sudah ODGJ, sudah keluar masuk RSJ. Keluarga juga sudah kewalahan dan tidak kurang mengupayakan obatnya," lanjut dia.

Bambang mengungkap selama ini AG belum pernah berulah merusak atau melukai orang lain. Namun AG mengamuk dan membawa senjata pada Kamis (4/3) hingga akhirnya diamankan polisi.

"Belum pernah ada korban. Tapi karena kemarin (Kamis) viral dan membawa senjata tajam oleh Polsek dan Dalmas Polres Klaten diambil tindakan," kata Bambang.

Diwawancara terpisah, Kapolsek Pedan, AKP Damin mengatakan polisi belum memantau kondisi AG saat ini. Namun usai kejadian, AG langsung diserahkan polisi kepada keluarganya.

"Kita sudah serahkan ke keluarga dan kemarin juga ada perangkat desa. Selama ini belum ada yang jadi korban, cuma karena membawa senjata tajam itu yang meresahkan," kata Damin kepada detikcom hari ini.

Sebelumnya diberitakan, rekaman video penangkapan seorang pemuda yang mengamuk menghunus sebilah samurai oleh polisi di Klaten viral di media sosial. Dalam video terlihat beberapa polisi tampak berusaha mengamankan AG dengan kayu untuk melumpuhkan dan melepas tembakan merica.

Pemuda berambut gondrong dan berkaus merah yang mengamuk terlihat beberapa kali menantang polisi. Pelaku akhirnya berhasil diringkus dan dibawa polisi.

Postingan itu diunggah kali pertama oleh sebuah akun di grup Facebook info seputar Klaten (ISK) Minggu (7/3) sekitar pukul 08.00 WIB dan ramai menuai tanggapan dari netizen.

(sip/rih)