Batal Dijodohkan, Pria Magelang Ini Tusuk Calon Mertuanya hingga Tewas

Eko Susanto - detikNews
Sabtu, 06 Mar 2021 19:13 WIB
Pelaku nekat menusuk bapak calon mertuanya karena batal dijodohkan saat dihadirkan di Mapolres Magelang, Sabtu (6/3/2021)
Pelaku nekat menusuk bapak calon mertuanya karena batal dijodohkan saat dihadirkan di Mapolres Magelang (Foto: Eko Susanto/detikcom)
Magelang -

Seorang pria berinisial US (21) asal Kabupaten Magelang menyerahkan diri usai menusuk bapak calon mertuanya yang juga rekan kerjanya hingga tewas. US nekat membunuh korban gara-gara batal dijodohkan dengan putrinya dan perkara cekcok.

Korban bernama Suparno (44), warga Madiun, Jawa Timur yang indekos di dekat Paragon Jogja. Pembunuhan itu terjadi pada Sabtu (6/3) pukul 05.00 WIB tadi di Hotel di dekat Borobudur, Magelang.

"Kejadiannya di Hotel Syailendra tadi pagi sekitar pukul 05.00 WIB. Dimana hubungan antara pelaku dan korban adalah hubungan pernah sama-sama teman kerja. Kemudian, ada masalah asmara antara anak korban dengan pelaku," kata Kapolres Magelang AKBP Ronald A Purba kepada wartawan di Mapolres Magelang, Sabtu (6/3/2021).

Ronald menyebut selama ini korban berusaha menjodohkan putrinya dengan pelaku. Sejumlah fasilitas pun diberikan oleh korban kepada calon menantunya itu, namun belakangan fasilitas itu diminta kembali oleh korban.

"Percecokannya permintaan korban karena selama berhubungan dengan putrinya korban, tersangka ini banyak mendapat fasilitas dari korban. Kemudian, putri korban tidak suka sama tersangka ini dan ketika diminta mengembalikan 'ada beberapa omongan yang menyakitkan hati' sehingga tersangka ini gelap mata," jelas Ronald.

Berawal dari penolakan putri korban itu, pelaku diduga gelap mata. Korban lalu mengajak pelaku untuk bertemu untuk menyelesaikan permasalahan tersebut.

"Jadi tersangka ini berniat dijodohkan dengan anak korban, tetapi ada permasalahan di antara keduanya sehingga sempat terjadi cekcok antara korban dan tersangka di TKP. Tersangka gelap mata mengambil pisau yang ada di jok motornya dan melakukan penganiayaan sehingga korban meninggal dunia," ujar Ronald.

Selengkapnya pengakuan pelaku soal pembunuhan terhadap korban...

Selanjutnya
Halaman
1 2