Bocah 9 Tahun Korban Penculikan di Klaten Dipulangkan, Begini Kondisinya

Achmad Syauqi - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 17:18 WIB
Polisi menangkap ibu-anak pelaku penculikan bocah berusia 9 tahun di Klaten. Keduanya nekat menculik karena kehilangan emas dan menuduh ibu korban pencurinya.
Ibu dan anak pelaku penculikan bocah SD di Klaten yang viral saat digelandang di Mapolres Klaten (Foto: Achmad Syauqi/detikcom)
Klaten -

Bocah 9 tahun di Klaten sempat diculik oleh ibu dan anak asal Lampung berinisial IR (52) dan RAR (25). Sempat dibawa kedua pelaku ke Bogor, Jawa Barat, bocah itu kini sudah pulang ke rumahnya. Bagaimana kondisinya?

"Sudah dipulangkan, sudah kembali ke rumah. Sudah bermain, kalau pagi sepedaan dengan anak lainnya," jelas Ketua RT setempat di Kecamatan Jogonalan, Tugiono, saat ditemui detikcom di rumahnya, Kamis (4/3/2021).

Tugiono yang juga tetangga rumah korban menyebut bocah SD itu sudah bermain bersama teman-temannya. Namun, ibu korban masih belum kembali berjualan di pasar.

"Belum berjualan tapi sudah biasa. Tadi baru dari sini jadi sudah tidak ada masalah," lanjut Tugiono.

Tugiono menyebut korban tidak menunjukkan trauma usai diculik dan dibawa kabur hingga ke Bogor, Jawa Barat beberapa waktu lalu. Diduga karena korban sudah mengenal pelaku sebelumnya.

"Pelakunya kan sudah kenal tapi kemarin ada pendamping saat dari rumah sakit. Tapi itu sudah," lanjut Tugiono.

Pantauan detikcom di rumah korban, pukul 13.00 WIB tadi, suasana masih terlihat sepi. Tak ada aktivitas di rumah tersebut, tampak pintu maupun jendela tertutup rapat.

Terpisah, Kasat Reskrim Polres Klaten AKP Andriansyah Rithas Hasibuan mengatakan dari hasil penyidikan pihaknya hanya menemukan dua tersangka. Pihaknya kini masih melengkapi berkas kasus penculikan tersebut.

"Sekarang tinggal melengkapi berkas penyidikan. Pelaku hanya ada dua dan tidak ada pelaku lainnya," jelas Andriansyah saat ditemui detikcom di kantornya.

Andriansyah mengatakan motif penculikan itu karena emas milik pelaku hilang. Kedua pelaku jengkel sehingga nekat melakukan penculikan.

"Motif pelaku jengkel emasnya hilang. Tidak ada kekerasan fisik tapi psikis sudah dilakukan pemeriksaan psikiater dari RS," ucap Andriansyah.

Sebelumnya diberitakan, polisi menangkap dua pelaku penculikan anak SD di Klaten yang viral di media sosial. Kedua pelaku yakni IR (52) dan RAR (25) merupakan ibu dan anak warga Kecamatan Way Jepara, Lampung Timur.

"Pelaku adalah IR dan RAR. Pelaku ini merupakan ibu dan anak," kata Kapolres Klaten AKBP Edy Suranta Sitepu kepada wartawan di Mapolres Klaten, Jumat (26/2).

Edy menyebut antara korban dan salah seorang pelaku, RAR, sudah saling mengenal. Sebab RAR pernah indekos di rumah orang tua korban di Klaten.

"Pelaku RAR ini sekolah keperawatan dan saat KKN pernah ditampung di rumah korban jadi sudah kenal. Kejadian penculikan hari Selasa (23/2) pukul 10.00 WIB dan yang menjadi korban RS (9) sekolah kelas 3 di SDN desa tersebut," urai Edy.

(ams/rih)