Antisipasi Corona B117, Ganjar Minta Perketat Pintu Masuk Indonesia

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Kamis, 04 Mar 2021 13:07 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo datangi lokasi pengungsian banjir Kota Pekalongan, Rabu (17/2/2021).
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo. (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Solo -

Kasus virus Corona B117 sudah ditemukan di Kabupaten Karawang, Jawa Barat. Gubernur Jawa Tengah, Ganjar Pranowo, meminta pemerintah memperketat pintu masuk internasional ke Indonesia untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona B117.

"Kita akan menjaga lebih ketat lagi pintu masuk ke Indonesia, karena itu kan dari luar," kata Ganjar di sela kunjungan kerjanya di Pasar Klewer, Solo, Kamis (4/3/2021).

Ganjar lalu menyoroti soal Tenaga Kerja Indonesia (TKI) yang datang atau pulang ke Indonesia. Selain dilakukan tes swab, Ganjar meminta mereka harus menjalani karantina.

"Tracing-nya kita lakukan. Ketika akan masuk mesti dilakukan pemeriksaan. Kita pastikan di-swab, pastikan aman, dikarantina dulu sebelum pulang," tutur Ganjar.

Dia mengatakan pemerintah telah melakukan tracing untuk mengantisipasi penyebaran virus Corona B117. Selain itu, tim ahli juga dilibatkan untuk meneliti virus varian baru virus Corona dari Inggris itu.

"Pemerintah turun tangan, kita cari, kita isolasi, kita lakukan tracing secepatnya. Insyaallah kita bisalah, nanti tim ahli meneliti, melihat agar segera mengantisipasi," ujarnya.

Selain itu, Ganjar mengatakan pemerintah terus melakukan vaksinasi virus Corona untuk memperkuat imunitas masyarakat. Meski begitu, masyarakat juga tetap diminta selalu disiplin protokol kesehatan.

"Masyarakat Jateng hati-hati. Makanya meski divaksin tetap kita minta protokol kesehatan. Penting untuk nanti mengantisipasi," terang Ganjar.

Sebelumnya diberitakan, dua warga Karawang terpapar virus Corona B117. Dinkes Karawang menyebut dua perempuan itu merupakan TKI yang bekerja di Arab Saudi.

Kedua TKP yang pulang dari Arab Saudi itu tiba di Indonesia berbeda hari, dan waktu melalui Bandara Soekarno-Hatta keduanya menjalani tes PCR. Hasilnya positif terpapar virus Corona B117.

Pihak berwenang kemudian meminta keduanya menjalani karantina di sebuah hotel di Jakarta. "Setelah dites lagi, hasilnya sudah negatif," kata kata Plt Kadinkes Karawang Nanik Jodjana, Rabu (3/3).

(ams/sip)