Dalih Bubarkan Balap Liar, 2 Polisi Gadungan Gasak Ponsel-Kalung Emas

Saktyo Dimas R - detikNews
Senin, 01 Mar 2021 17:34 WIB
Polres Kendal jumpa pers kasus polisi gadungan, Senin (1/3/2021).
Polres Kendal jumpa pers kasus polisi gadungan, Senin (1/3/2021). Foto: Saktyo Dimas R/detikcom
Kendal - Dua orang pria polisi gadungan ditangkap Polres Kendal, Jawa Tengah. Keduanya mengaku sebagai polisi dan menggasak ponsel serta kalung emas milik korbannya dengan modus membubarkan balap liar.

"Tersangka ini keduanya mengaku sebagai polisi anggota Resmob Polsek Tugu dalam melakukan aksinya. Modus yang dilakukan dengan dalih ingin membubarkan balap liar dan mendatangi remaja-remaja yang ada di sekitar area balap liar," kata Kasubag Humas Polres Kendal AKP Abdullah Umar saat jumpa pers di Mapolres Kendal, Senin (1/3/2021).

Dua tersangka berinisial MA (32) dan AH (24), keduanya warga Kota Semarang. Mereka beraksi di jalan Pelabuhan Kendal, Sabtu (27/2) dan ditangkap pada Minggu (28/2).

"Kami terima laporan dari warga atau korban yang merasa telah diperas dan diambil barang berharganya berupa kalung dan handphone oleh polisi dari Polsek Tugu. Adanya laporan tersebut dan keterangan dari korban, kami melakukan penyelidikan," jelas Umar.

Dua tersangka meminta sejumlah barang berharga milik korban dengan mengancam akan ditembak jika korban melakukan perlawanan. Karena ketakutan, korban pun menyerahkan barang berharga miliknya berupa kalung dan handphone.

"Polisi gadungan ini mengancam akan menembak jika melawan dan jika tidak menyerahkan barang berharganya. Tersangka juga sempat tangannya posisi pura-pura pegang senjata. Jadi korban takut dan menyerahkan kalung dan HP ini," terangnya.

Setelah melakukan aksinya, korban diminta datang ke Polres Kendal untuk mengambil barang berharga yang sempat diserahkan kepada tersangka dan untuk dilakukan pemeriksaan.

"Jadi setelah beraksi, tersangka menyuruh korban untuk ambil barang-barangnya tadi ke Polres Kendal dan akan dilakukan pemeriksaan," lanjutnya.

Polisi mengamankan barang bukti dua ponsel dan kalung emas 2,5 gram milik korban, serta sepeda motor milik tersangka. Kedua tersangka dijerat dengan Pasal 363 KUHP dengan ancaman hukuman 7 tahun penjara.

Sementara itu, tersangka MA mengaku perbuatannya. Untuk meyakinkan korbannya, tersangka selalu berpura-pura memegang senjata dan akan membubarkan aksi balap liar.

"Kan di jalan pelabuhan suka ada balap liar dan timbul niat saya untuk berbuat seperti itu. Saya mutar-muter dulu sekitar area pelabuhan kebetulan hujan kemudian saya datangi remaja yang sedang neduh yang ada di situ. Saya bilang kalau saya polisi yang mau bubarin balap liar," kata MA yang dihadirkan dalam jumpa pers.

"Saya pura-pura periksa remaja itu sambil pura-pura pegang senjata. Lalu saya bilang ke korban untuk menyerahkan HP dan kalung untuk dijadikan barang bukti dan pemeriksaan. Saya juga bilang sama korban untuk ambil barangnya ke Polres Kendal," pungkasnya.

Tonton juga Video: Polisi Gadungan Tipu Korban dan Gondol Rp 140 Juta

[Gambas:Video 20detik]



(rih/sip)