Banjir di Kudus, 73 Jiwa Masih Bertahan di Pengungsian

Dian Utoro Aji - detikNews
Selasa, 23 Feb 2021 21:38 WIB
Kondisi banjir di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus, Selasa (23/2/2021).
Kondisi banjir di Desa Jati Wetan, Kecamatan Jati, Kudus, Selasa (23/2/2021). Foto: Dian Utoro Aji/detikcom
Kudus -

Banjir di Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, belum sepenuhnya surut. Hingga Selasa (23/2) malam ada 73 jiwa yang masih bertahan di posko pengungsian.

"Total pengungsian di Kudus masih ada 28 KK 73 jiwa. Ini berada di Payaman (Kecamatan Mejobo) ada 8 jiwa 3 KK. Kelenteng dan Gereja Tanjung Karang (Kecamatan Jati) masih ada 65 jiwa 25 KK," kata Kepala BPBD Kudus, Budi Waluyo, dalam keterangan tertulis kepada wartawan, Selasa (23/2/2021).

"Pengungsi yang masih bertahan memiliki rumah dengan fondasi yang lebih rendah dari pada jalan desa," sambung dia.

Budi menjelaskan sejumlah daerah yang sebelumnya terdampak banjir kini sudah mulai surut. Seperti Kecamatan Jati tinggal dua desa yang masih terendam banjir dengan ketinggian 10 sentimeter sampai 20 sentimeter di jalanan desa.

"Di Kecamatan Jati air masih menggenangi di rumah warga dengan fondasi rumah paling rendah di Jati Wetan dan Tanjung Karang. Banjir masih menggenangi jalan desa ketinggian 5 sentimeter sampai 10 sentimeter," ucapnya.

Lalu di Kecamatan Undaan empat desa yang masih terdampak yakni Ngemplak, Karangrowo, Wates, dan Undaan Lor. Ketinggian air di permukiman 10 sentimeter sampai 20 sentimeter di lokasi terdalam. Sedangkan untuk intensitas air menurun.

"Di Kecamatan Mejobo ada tiga desa yang masih terdampak banjir, Kirig, Payaman, dan Gulang. Ketinggian air di permukiman 10 sentimeter sampai 30 sentimeter di lokasi terdalam. Intensitas air menurun," ucapnya.

Simak video 'Wujud Air Sumur Warga yang Menghitam-Bau Usai Banjir di Kudus Surut':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/rih)