Kondisi Terkini Banjir Hitam-Berbau Busuk di Kudus Setelah Sepekan

Dian Utoro Aji - detikNews
Senin, 08 Feb 2021 13:33 WIB
Banjir berwarna hitam dan berbau busuk di Kudus, Senin (8/2/2021).
Banjir di Kudus, Senin (8/2/2021). (Foto: Dian Utoro Aji/detikcom)

Diwawancara terpisah, Babinkamtibmas Desa Jati Wetan, Aiptu Susanto, mengatakan untuk genangan banjir berwarna hitam sudah mulai berkurang. Bau busuk yang menyengat pun sudah tidak ada lagi.

"Sudah terbuang (sudah berkurang banjir berwarna hitam). Kemarin Dinas LH (sudah melakukan penelitian), lalu puskesmas, rumah sakit tentang pengobatan," ujar Santo ditemui di lokasi siang ini.

Menurutnya dari dinas terkait sudah melakukan uji sampel. Namun kata dia hasilnya belum diketahui terkait sebab banjir berwarna hitam dari limbah perusahaan mana.

"Kelanjutan LH menunggu hasil lab dari LH Kudus. Hasil minimal 5 hari. Dari penelitian air sini (belum ada hasilnya). Belum terbukti mana perusahaan yang tercemari. Tentang sebab asal usul limbah tersebut," ucapnya Santo.

"Alhamdulillah pembuangan air, pemdes relawan pemerintah diadakan penyedotan ditampung di tangki menyedot air. Disedot melalui tangki tersebut," sambungnya.

Kepala Desa Jati Wetan, Suyitno, menambahkan banjir di Desa Jati Wetan telah dipompa. Dia mengatakan saat ini terkendala pintu pembuangan air ke Sungai Wulan yang tidak layak. Suyitno berharap kepada dinas terkait untuk penambahan pintu pembuangan air ke Sungai Wulan.

"Ini pintu seharusnya dilebarkan, kondisi pintu sudah tidak layak. Banyak yang morat-maret. Saya minta BBWS penampung air. Jika perlu penambahan pintu air lagi. Penampungan air minim sekali. Karena penampungan seperti itu, kalau banjir susah surut," tambah Suyitno ditemui di lokasi siang ini.


(sip/ams)