Jejak Kapolri Listyo Sigit di Solo: Tangani Kasus Bom Gereja Kepunton

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rabu, 27 Jan 2021 14:11 WIB
Presiden Jokowi melantik Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo
Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo. (Foto: Biro Pers Sekretariat Presiden)
Solo - Jenderal Listyo Sigit Prabowo resmi dilantik menjadi Kapolri oleh Presiden Jokowi hari ini. Jenderal Listyo Sigit Prabowo itu pernah menangani kasus terorisme saat menjadi Kapolresta Solo pada 2011 lalu.

Wali Kota Solo FX Hadi Rudyatmo memiliki pengalaman dengan Sigit yang saat itu menjabat Kapolresta Solo. Rudy saat itu adalah Wakil Wali Kota Solo yang berduet dengan Wali Kota Joko Widodo (Jokowi).

Rudy mengatakan Sigit tak lama menjabat sebagai Kapolresta Solo. Salah satu kasus yang diingat Rudy ialah aksi terorisme bom Gereja Bethel Injil Sepenuh (GBIS) Kepunton, Jebres, Solo.

"Beliau kan sebentar di Solo. Yang saya ingat beliau menangani kasus bom Kepunton," kata Rudy saat dijumpai di Balai Kota Solo, Rabu (27/1/2021).

Kasus tersebut terjadi pada hari Minggu, 25 September 2011. Sementara tiga hari setelahnya, 28 September 2011, akan digelar agenda internasional Asian Parliamentary Assembly di Solo.

Rudy mengatakan acara tersebut tetap terselenggara dengan lancar. Pemkot Solo beserta Kapolresta, Sigit saat itu menjamin keamanan acara itu.

"Acara berlangsung lancar saat itu. Pak Sigit menjamin Kota Solo aman," katanya.

Rudy pun mengucapkan selamat atas terpilihnya Listyo Sigit sebagai Kapolri. Dia berharap keamanan dan ketertiban masyarakat (kamtibmas) di Indonesia selalu terjaga.

"Saya sebagai warga dan teman, mengucapkan selamat, semoga sukses mengemban amanat sebagai Kapolri. Semoga iklim kamtibmas di Indonesia semakin baik," ucapnya.

Untuk diketahui, pengangkatan Listyo Sigit Prabowo sebagai Kapolri berdasarkan Keputusan Presiden Nomor 5/Polri/2021. Keppres dibacakan di Istana Negara, Jakarta, Rabu (27/1). Sumpah jabatan sebagai Kapolri dilakukan Listyo Sigit Prabowo di hadapan Jokowi dan rohaniwan. (ams/sip)