Bupati Terpilih Bantul Positif Tes Antigen, Langsung Jalani Isolasi

Pradito Rida Pertana - detikNews
Senin, 25 Jan 2021 09:45 WIB
Bupati terpilih Bantul jalani isolasi Corona
Bupati terpilih Bantul jalani isolasi Corona. (Foto: Istimewa)
Bantul -

Bupati terpilih Kabupaten Bantul Abdul Halim Muslih melakukan isolasi usai hasil rapid antigennya dinyatakan positif. Pria yang masih menjabat Wakil Bupati Bantul ini sebelumnya menghadiri rapat pleno penetapan Bupati-Wakil Bupati terpilih Bantul.

Melalui akun Facebook pribadinya, Halim menceritakan kronologi bagaimana dia kehilangan indera perasa dan penciuman sebelum menjalani rapid antigen. Saat ini dia tengah menunggu hasil swab PCR.

Berikut postingan Halim pada laman akun Facebook-nya:
Semuanya baik2 saja. Tak ada demam, tak ada pusing, tak ada sesak nafas.

Jumat malam (22/1) kecurigaan muncul saat nyemprot parfum di baju. Tak ada semerbak bau wangi sama sekali. Lalu saya menuju dapur, cari gula dan garam. Saya cicipi keduanya. Baru kali ini ada gula dan garam rasanya sama saja, sama2 tak berasa.
Walhasil di malam itu melalui swab antigen saya terkonfirmasi positip Covid tanpa saya ketahui dari mana dan kapan virus itu menulari.

Di tempat isolasi dg treatment bbrp vitamin disertai makan banyak walau agak maksa, alhamdulillah kini daya penginderaan lidah dan hidung saya mulai pulih. Sudah bisa bedakan antara gula dan garam, antara parfum dan remason.

Jadi, Covid itu ya virus biasa saja, tidak 'medeni' seperti sebagian orang menceritakan. Jika terpaksa terpapar, kuncinya: tetap tenang, nggak usah panik, makan banyak, istirahat dan gerak2 badan.

Namun jangan ambil resiko. Tetap bermasker di manapun Anda berada, karena penyebaran kini tak lagi melalui droplet dan kontak erat. Waspadalah!


Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bantul Helmi Jamharis membenarkan hal tersebut. Terkait apakah Halim melakukan kontak dengan pejabat batau tokoh lain pada hari Jumat dia belum mengetahuinya.

"Terkait dengan pak Halim itu apakah kontak dengan pejabat kami terus terang tidak mengetahui secara detail. Tapi yang jelas agenda yang saya tahu Jumat itu pengumuman hasil Pilkada di Ros-In Hotel, tepatnya habis jumatan sampai sore itu," katanya saat dihubungi wartawan, Senin (25/1/2021) pagi.

Kemudian, kata Helmi, setelah penetapan tersebut Halim pulang dan sampai rumah tiba-tiba pada pukul 16.00 WIB menghubungi salah satu dokter. Pasalnya Halim kehilangan kemampuan indera penciuman dan indera perasa.

"Kira-kira jam 4 sore itu (Halim) merasakan adanya gangguan penciuman. Kemudian karena seperti itu dari Dinkes dalam hal ini rumah sakit mengirimkan petugas untuk rapid antigen jam setengah 6 dan hasilnya positif," ucapnya.

Oleh karena itu, saat ini Halim tengah menjalani isolasi di RSUD Panembahan Senopati. Mengingat hasil swab PCR Halim baru keluar hari ini.

"Kemudian malamnya beliau diisolasi di Rumah Sakit Panembahan Senopati. Karena hari Sabtu-Minggu itu diambil swab PCR, hasilnya mudah-mudahan hari ini sudah bisa diketahui," ujarnya.

(mbr/mbr)