Kendal Belum Terapkan PPKM, Ganjar ke Bupati: Segera Keluarkan Aturan!

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Senin, 18 Jan 2021 14:50 WIB
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo
Gubernur Jateng Ganjar Pranowo (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Kabupaten Kendal termasuk dalam daftar di Semarang Raya yang diminta menerapkan Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Jawa Tengah (Jateng). Gubernur Jateng Ganjar Pranowo mendesak Bupati Kendal Mirna Anisa segera mengeluarkan regulasi terkait PPKM di wilayahnya.

"Saya terima kasih karena dari seluruh Kabupaten/Kota di Jateng, hanya tinggal satu saja yang belum membuat regulasi yakni Kendal. Saya harap Bupati Kendal segera mengeluarkan aturan sehingga seluruh Jateng mendukung program PPKM ini," kata Ganjar usai rapat penanganan COVID-19 di kantornya, Semarang, Senin (18/1/2021).

"Kemarin Batang ikut, Jepara sudah oke, tinggal Kendal saja yang belum. Saya harap Kendal segera menerapkan karena ini bagian dalam menjaga kesehatan masyarakat dan agar COVID-19 bisa segera tertangani," sambung Ganjar.

Ganjar menyebut dampak PPKM yang berjalan selama sepekan ini terhadap kasus Corona di Jateng belum bisa dirasakan. Namun, menurutnya kegiatan yang berpotensi kerumunan sudah mulai berkurang karena ada pembatasan.

"Namun beberapa kegiatan masyarakat yang sifatnya berkerumun sudah mulai berkurang. Maka ini harus didorong terus, tidak boleh abai protokol kesehatan. Dalam seminggu terakhir ini sampai tanggal 25 Januari, pengetatan harus terus dilakukan," ujarnya.

Ganjar mengakui di awal PPKM terjadi gesekan dengan masyarakat ketika penertiban, salah satunya di Sukoharjo yang videonya viral. Hingga akhirnya dibuat kesepakatan bersama antara pemerintah daerah dengan para pedagang soal aturan PPKM di wilayah masing-masing.

"Ada kesepakatan-kesepakatan bersama, yang dagang boleh sampai pukul 21.00 WIB tapi take away. Jam 19.00 WIB harus tutup dan tidak boleh ada yang di warung. Solusi-solusi ini kami buat untuk mengakomodir kepentingan bersama, maka saya mohon masyarakat memberikan dukungan penuh," ucap Ganjar.

(ams/rih)