Begini Nasib Sederet Istri Bupati di Jateng yang Maju Pilkada 2020

Aditya Mardiastuti - detikNews
Kamis, 10 Des 2020 17:24 WIB
Pilkada Sukoharjo 2020 diramaikan dengan adanta TPS Merah Putih. TPS yang berada di Jarak, Sukoharjo, Jateng, ini berhias bendera merah putih.
TPS Merah Putih Ramaikan Pilkada Sukoharjo 2020. (Foto: Agung Mardika)

3. Bintang Narsasi, Istri Bupati Semarang Mundjirin
Bintang Narsasi maju Pilbup Semarang 2020 berpasangan dengan Gunawan Wibisono yang sebelumnya menjabat sebagai Sekda Kabupaten Semarang. Pasangan Bintang dan Soni ini diusung enam parpol yakni PPP, NasDem, Golkar, Gerindra, PAN, dan PKS.

Menjelang pendaftaran Pilkada, Soni pun mengajukan pensiun dini dari jabatannya sebagai Sekda Kabupaten Semarang. Pria yang sedianya pensiun pada 1 Mei 2021 itu mengajukan pensiun dini pada September 2020 ini.

Di Pilkada Kabupaten Semarang 2020, Bintang Narsasi-Gunawan Wibisono (Bison) melawan Ngesti Nugraha-M Basari (Ngebas). Ngebas maju Pilbup Semarang 2020 diusung parpol PDIP, PKB, Demokrat, Hanura, dan didukung Partai Perindo serta Partai Berkarya.

Dilihat dari data KPU per pukul 15.46 WIB, paslon Bison mendapatkan 72.477 suara (30,6 persen), sedangkan paslon Ngebas mendulang 164.076 suara (69,4 persen). Data ini diperoleh dari 915 TPS dengan total 2.249 TPS se-Semarang.

Meski baru hasil quick count, Paslon Ngebas pun sudah mengumumkan kemenangannya di Pilbup Semarang 2020. Sementara itu, Bintang Narsasi mengaku legawa dan mengucapkan selamat kepada Bison yang menang di Pilkada Kabupaten Semarang 2020.

"Kami ucapkan selamat kepada Bapak Ngesti Nugraha dan Bapak Basari. semoga dapat mengemban amanah dengan baik demi kemajuan Kabupaten Semarang," kata Bintang, Rabu (9/12) malam.

4. Kustini, Istri Bupati Sleman Sri Purnomo
Kustini Sri Purnomo maju Pilkada Sleman 2020 dengan menggandeng Danang Maharsa sebagai wakilnya. Pasangan Kustini-Danang ini diusung PDIP, PAN, dan Partai Demokrat.

Pasangan Kustini-Danang bersaing dengan wakil bupati petahana Sri Muslimatun-Amin Purnama, dan Danang Wicaksana Sulistya-Agus Choliq. Paslon Sri Muslimatun-Amin Purnama ini mengantongi dukungan dari PKS, Golkar, dan NasDem. Sementara paslon Danang Wicaksana Sulistya-Agus Choliq diusung Partai Gerindra, PKB, dan PPP.

Dilihat dari data KPU per pukul 15.58 WIB, paslon Danang Wicaksana Sulistya-Agus Choliq meraih 82.436 suara (30,8 persen), Sri Muslimatun-Amin Purnama meraih 80.548 suara (30,1 persen), sedangkan istri bupati Kustini-Danang Maharsa mendulang 104.434 suara (39,1 persen).

Jumlah tersebut berdasarkan suara dari 1.006 TPS, sedangkan total keseluruhannya sebanyak 2.125 TPS.

Koalisi parpol pengusung paslon Kustini Sri Purnomo-Danang Maharsa pun telah mengklaim kemenangannya di Pilkada Sleman 2020. Ketua Tim Pemenangan Kustini-Danang, Totok Hedi Santoso, memaparkan pasangan yang diusung PDIP dan PAN ini mengantongi sebanyak 213.126 suara atau sebesar 38,7 persen dari 2.125 TPS se-Sleman.

"Kustini-Danang mendapat 213.126 suara (38,7 persen), Sri Muslimatun-Amin Purnama mendapat 171.306 suara (31,1 persen), dan Danang Wicaksana-Agus Choliq mendapat 166.394 (30,2 persen)," papar Totok saat deklarasi kemenangan Pilkada 2020 di kantor DPC PDIP Sleman, Rabu (9/12).

"Bagi kami adalah kemenangan bagi rakyat Sleman karena rakyat Sleman jauh mengapresiasi visi misi dan program dari calon. Saya menegaskan kemenangan ini bukan kemenangan partai koalisi tapi lebih sebuah kemenangan rakyat Sleman," sambungnya.

Halaman

(ams/sip)