Kerabat Gelar Tahlil untuk Sekeluarga Tewas Kecelakaan di Tol Cipali

Robby Bernardi - detikNews
Senin, 30 Nov 2020 20:39 WIB
Suasana rumah duka sekeluarga korban kecelakaan maut Tol Cipali, di Kecamatan Kesesi, Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (30/11/2020).
Suasana rumah duka sekeluarga korban kecelakaan maut Tol Cipali, di Kecamatan Kesesi, Pekalongan, Jawa Tengah, Senin (30/11/2020). (Foto: Robby Bernardi/detikcom)
Pekalongan -

Sekeluarga dan balita asal Desa Kalimade, Kecamatan Kesesi, Kabupaten Pekalongan, Jawa Tengah, turut menjadi korban tewas kecelakaan maut di Tol Cipali, Jawa Barat. Keluarga korban menggelar tahlil sembari menunggu kedatangan jenazah.

Pantauan detikcom di rumah duka, Senin (30/11), banyak warga yang berdatangan mengikuti tahlilan untuk keluarga Maulana (31), Vina Mutiara (25) dan anaknya yakni Maura Adelia Putri (4). Lantunan doa dari para warga terdengar sejak memasuki lorong gang menuju rumah duka.

Sejak siang tadi, banyak warga yang datang bertakziah ke rumah duka.

Maulana dan keluarganya diketahui pulang kampung untuk selamatan satu tahun meninggalnya ayah Vina, Kalari. Nahas, ketiganya justru menjadi korban tewas kecelakaan di Tol Cipali KM 78+500 dini hari tadi.

"Ya rencananya malam ini digelar doa untuk almarhum Kalari, pendak satunya. Namun, karena ada musibah ini, doa akhirnya dijadikan satu sekalian," kata Kades Kalimade, Sukoco, kepada detikcom di rumah duka, Senin (30/11/2020).

Sukoco mengatakan saat ini rombongan ketiga jenazah, masih dalam perjalanan ke rumah duka.

"Tadi sudah saya konfirmasi sudah sampai Pemalang," jelasnya.

Peristiwa kecelakaan maut di Tol Cipali itu terjadi di KM 78+500, Kabupaten Purwakarta, Jawa Barat, dini hari tadi. Kecelakaan tersebut melibatkan tiga kendaraan yakni truk, tronton dan mobil minibus elf. Seluruh korban merupakan penumpang di mobil elf.

Sementara itu, Kepala PT Jasa Raharja Perwakilan Pekalongan Sugeng Prastowo menuturkan pihaknya telah memberikan santunan kepada 10 ahli waris 10 korban tewas tersebut.

"Dipastikan hari ini santunan telah diterima oleh ahli waris," kata Sugeng saat ditemui di kantornya, Pemalang, hari ini.

(ams/rih)