Saat Seniman Angklung Malioboro Hibur Pengungsi Gunung Merapi

Jauh Hari Wawan S. - detikNews
Minggu, 29 Nov 2020 14:32 WIB
Seniman angklung jalanan Malioboro menghibur pengungsi Gunung Merapi di Sleman, Minggu (29/11/2020).
Seniman angklung Malioboro beraksi menghibur pengungsi Gunung Merapi. (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom)
Sleman -

Sudah tiga pekan warga Padukuhan Kalitengah Lor, Glagharjo, Cangkringan, Kabupaten Sleman mengungsi karena aktivitas Gunung Merapi yang meningkat. Mereka yang mengungsi dari kelompok rentan yaitu lansia, ibu hamil, anak-anak dan difabel.

Selama mengungsi, warga rentan akan kejenuhan di lokasi pengungsian. Untuk membunuh rasa bosan itu, kelompok seniman angklung yang biasanya beraksi di Jalan Malioboro kini unjuk kebolehan di depan para pengungsi.

"Ini hari ini kita lakukan donasi. Tadi pembagian sembako dan sekarang hiburan untuk pengungsi. Kita hadirkan musik anglung Calung Funk Malioboro," kata salah seorang wakil donatur Indolima Perkasa Yogya, Novita, kepada wartawan di barak pengungsian Kalurahan Glagaharjo, Kabupaten Sleman, Minggu (29/11/2020).

Pantauan detikcom di lokasi pengungsian siang ini, para pengungsi nampak menikmati sajian musik angklung yang digelar di dalam sebuah tenda. Tua muda semua tampak semringah dan menikmati musik.

Bahkan ada juga seorang pengungsi yang sampai ikut menari diiringi irama angklung. Lagu-lagu yang disajikan pun bergenre campur sari dan lagu-lagu lawas.

Seniman angklung jalanan Malioboro menghibur pengungsi Gunung Merapi di Sleman, Minggu (29/11/2020).Seniman angklung jalanan Malioboro menghibur pengungsi Gunung Merapi di Sleman, Minggu (29/11/2020). (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom)

Novita mengatakan seniman angklung dipilih karena kemungkinan besar bisa diterima oleh para pengungsi yang mayoritas lansia.

"Kenapa angklung? Dari info, pengungsi banyak lansia dan anak. Angklung ini kami sajikan khususnya untuk lansia," paparnya.

Seniman angklung jalanan Malioboro menghibur pengungsi Gunung Merapi di Sleman, Minggu (29/11/2020).Seniman angklung jalanan Malioboro menghibur pengungsi Gunung Merapi di Sleman, Minggu (29/11/2020). (Foto: Jauh Hari Wawan S/detikcom)

Dia berharap aksi para seniman angklung ini akan menghibur para pengungsi. Sehingga, mereka tak bosan karena harus tetap bertahan di lokasi pengungsian.

"Mereka pasti bosan sudah minggu ketiga (mengungsi), butuh hiburan, bisa refresh. Ini juga bisa nostalgia, lagu keroncong," paparnya.

(sip/sip)