Hari Ini Terjadi 970 Kasus Baru Positif Corona di Jawa Tengah

Tim detikcom - detikNews
Sabtu, 28 Nov 2020 17:13 WIB
Poster
Ilustrasi (Foto: Edi Wahyono)
Yogyakarta -

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah memperbarui data kasus virus Corona atau COVID-19 di wilayahnya. Tercatat ada total 53.821 kasus positif virus Corona di Jateng hingga hari ini. Dengan laporan tersebut maka hari ini tercatat 970 kasus baru Corona di Jateng.

Dari data yang diunggah Pemprov Jateng di website corona.jatengprov.go.id pada Sabtu (28/11/2020) pukul 12.00 WIB, angka tersebut terdiri atas 8.682 pasien dirawat, 41.540 pasien sembuh, dan 3.599 pasien meninggal.

Bila dibandingkan dengan data kemarin, ada penambahan jumlah pasien Corona di Jateng sebanyak 970 orang. Kemudian jumlah pasien Corona yang dirawat bertambah 570, pasien sembuh bertambah 338, dan jumlah pasien yang meninggal bertambah 62.

Selain itu, masih ada 6.587 suspek Corona di Jawa Tengah. Bila dibandingkan dengan data kemarin, ada penambahan suspek Corona sebanyak 83.

Di situs tersebut, Pemprov Jateng kini tak lagi mencantumkan data kasus probable COVID-19.

Istilah 'suspek dan probable' tertuang dalam Keputusan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor HK.01.07/Menkes/413/2020 tentang Pedoman Pencegahan dan Pengendalian Corona Virus Disease 2019 (COVID-19). Tidak ada lagi istilah pasien dalam pengawasan (PDP), orang dalam pemantauan (ODP), ataupun orang tanpa gejala (OTG).

Berdasarkan Kepmenkes tersebut, berikut ini definisi kasus suspek:

a. Orang dengan infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat perjalanan atau tinggal di negara/wilayah Indonesia yang melaporkan transmisi lokal.

b. Orang dengan salah satu gejala/tanda ISPA dan pada 14 hari terakhir sebelum timbul gejala memiliki riwayat kontak dengan kasus konfirmasi/probable COVID-19.

c. Orang dengan ISPA berat/pneumonia berat yang membutuhkan perawatan di rumah sakit dan tidak ada penyebab lain berdasarkan gambaran klinis yang meyakinkan.

Selanjutnya, kasus Probable yakni kasus suspek dengan ISPA Berat/ARDS***/meninggal dengan gambaran klinis yang meyakinkan COVID-19 dan belum ada hasil pemeriksaan laboratorium RT-PCR.

(mbr/mbr)