Ganjar soal Kasus Corona Tur Bupati Brebes: Kalau Tak Tugas Kurangi Piknik!

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Selasa, 24 Nov 2020 20:39 WIB
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo (Foto: Angling Adhitya Purbaya/detikHealth)
Semarang -

Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Brebes mencatat 36 kasus positif virus Corona (COVID-19) terkait tur bareng Bupati Brebes Idza Priyanti ke Bromo, Jawa Timur. Gubernur Jawa Tengah (Jateng) Ganjar Pranowo mengingatkan para pejabat untuk mengurangi piknik.

"Sudah berkali-kali saya sampaikan agar berhati-hati. Pejabat kalau tidak tugas, kurangi piknik, kalau mau piknik dengan keluarga, yang dekat saja," kata Ganjar saat ditemui di kantornya, Semarang, Selasa (24/11/2020).

Ganjar menegaskan pihaknya tak melarang para pejabat maupun aparatur sipil negara (ASN) ke luar kota. Khususnya jika pergi ke luar kota terkait tugas pekerjaan.

"Kalau ada tugas umpama seminar di Bromo silakan berangkat. Tapi rasa-rasanya ke Bromo tidak seminar, ya. Maka teman-teman apalagi ASN kendalikan diri, tolong. Kenapa di provinsi buat Pergub untuk ASN Provinsi? (Kalau melanggar) Tak (saya) denda lho, alhamdulillah semua taat," ujar Ganjar.

Untuk diketahui, kasus Corona terkait kegiatan tur bareng Bupati Brebes Idza Priyanti ke Bromo, Jawa Timur menjadi 36 kasus. Kegiatan tur bareng ini digelar pada 7-9 November 2020 lalu.

"Tambahannya tiga peserta tur dan delapan karyawan BKPSDMD (positif Corona). Hasil lab keluar hari ini," kata Kepala Dinas Kesehatan Brebes, dr Sartono, saat dihubungi wartawan, Selasa (24/11).

Sartono sempat merinci 25 kasus sebelumnya yakni terdiri dari tiga orang yakni suami dan anak kembar bupati, 12 penghuni rumah dinas, dan 10 pejabat Pemkab Brebes peserta tur.

"Empat orang (di antaranya) yang bukan penghuni rumah dinas, tapi diperiksanya ikut rombongan rumah dinas," ucap Sartono saat diwawancara kemarin.

Sementara itu, Pemprov Jateng mencatat ada penambahan 1.698 kasus Corona dibandingkan data kemarin. Sehingga total kasus Corona di Jateng menjadi 49.971 kasus positif. Kemudian dari jumlah tersebut 7.463 kasus di antaranya dirawat, 39.157 pasien sembuh, dan 3.351 pasien meninggal.

(ams/rih)