Cantik! Fenomena Topi Awan Terjadi di Gunung Lawu Pagi Tadi

Andika Tarmy - detikNews
Kamis, 05 Nov 2020 12:10 WIB
Topi awan di puncak Lawu, 5/11/2020
Topi awan di Gunung Lawu, Karanganyar, Kamis (5/11/2020). (Foto: dok Rika Verry Kurniawan/warga)

Awan Lentikular, lanjut Budi, menandakan terjadi angin kencang yang berputar-putar di wilayah gunung. Fenomena ini sudah biasa terjadi meskipun frekuensinya jarang.

"Jarang, biasanya durasinya lama. Karena terjadi di ketinggian dua ribu meter ke atas, biasanya gunung-gunung lain seperti Merapi dan Merbabu terjadi fenomena yang sama," imbuhnya.

Budi menampik jika fenomena awan Lentikular ini merupakan pertanda akan terjadi sesuatu. Menurutnya, hal ini murni fenomena alam.

"Yang jelas anginnya kencang di atas. Kita sudah kasih edukasi kepada pendaki yang naik, dalam arti kondisi cuaca seperti ini, jadi jangan terlalu dipaksakan," kata Budi.

Topi awan di puncak Lawu, 5/11/2020Topi awan di Gunung Lawu, 5/11/2020 (Foto: dok. warga/rika verry kurniawan)

Menurutnya, mayoritas para pendaki sudah memiliki wawasan sehingga mereka sedikit banyak sudah paham apa yang harus dilakukan ketika menemui kondisi ekstrem. Namun begitu, pihak relawan AGL tetap mewanti-wanti para pendaki agar meningkatkan kewaspadaan.

"Kebetulan hari ini sepi, sampai siang ini baru ada enam orang. Tapi tetap kita kasih imbauan untuk meningkatkan kewaspadaan," pungkasnya.

Halaman

(sip/mbr)