Banjir di Cilacap Perlahan Surut, Warga Mulai Tinggalkan Pengungsian

Arbi Anugrah - detikNews
Sabtu, 31 Okt 2020 13:31 WIB
banjir di cilacap mulai surut, 31/10/2020
Banjir di cilacap mulai surut. (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)
Cilacap -

Banjir yang melanda Kecamatan Kroya, Kabupaten Cilacap, Jateng, sejak Senin (26/10), mulai surut hari ini. Sebagian warga kembali ke rumahnya untuk membersihkan sisa-sisa banjir.

"Sedang bersih-bersih. Ini tadinya lumpur semuanya, jadi surat surat yang penting ikut terendam semuanya. Baru hari ini bersih-bersih, kalau hujan lagi kemungkinan bisa banjir lagi," kata Mahrun warga RT 11 RW 6 Desa Gentasari, kepada detikcom, Sabtu (31/10/2020).

Dia mengatakan pada hari Jumat (30/10) air di dalam rumahnya masih setinggi lutut orang dewasa. Hujan tidak turun sehingga air mulai surut sehingga dia dapat membersihkan rumahnya.

Kepala Pelaksana Harian BPBD Cilacap, Tri Komara Sidhy saat dihubungi mengatakan saat ini terjadi penyusutan air karena hujan tidak turun. Bahkan sebagian warga sudah kembali ke rumahnya masing-masing.

"Ada penyusutan surut sekitar 30 cm dan ada yang 60 cm. Banyak yang tadi malam tidur di pengungsian sudah kembali ke rumahnya karena panas. Saat ini di pengungsian sudah berkurang, cuma masih ada sedikit," ujarnya.

"Di Desa Mujur Lor itu sudah tidak ada, sudah kembali ke rumah. Yang di Desa Gentasari masih, tapi sedikit. Tapi mayoritas sudah kembali ke rumah, karena hari ini panas dan tadi malam tidak hujan," lanjutnya.

banjir di cilacap mulai surut, 31/10/2020banjir di cilacap mulai surut, 31/10/2020 (Foto: Arbi Anugrah/detikcom)

Berdasarkan data perkembangan BPBD Kabupaten Cilacap per 31 Oktober 2020 kejadian bencana alam banjir di Kecamatan Kroya dan Nusawungu secara umum sudah mulai surut sekitar 30-60 Centimeter.

Sementara itu, setelah hampir sepekan para pengungsi banjir bertahan di ruang kelas MI Muhammadiyah Gentasari, Kecamatan Kroya, mengaku mulai merasakan gatal-gatal yang disebabkan air dari banjir.

"Di sini dari hari Senin (26/10) siang. Kemarin sudah periksa, cuma gatal-gatal, sudah diberi salep dan obat alhamdulillah sudah mulai sembuh. Kata dokter gatal-gatal biasa, mungkin akibat air banjir, jadi kena kuman," kata Novi Mariani (26), salah satu pengungsi.

Tonton video 'Hujan Deras Guyur Cilacap, 8 Desa di 2 Kecamatan Terendam Banjir!':

[Gambas:Video 20detik]



(mbr/mbr)