Nasabah Lapor Polisi Tabungan Rp 1 M Raib, Pihak Bank Angkat Bicara

Akbar Hari Mukti - detikNews
Jumat, 30 Okt 2020 17:28 WIB
Ilustrasi THR
Ilustrasi. Foto: Muhammad Ridho
Salatiga -

Seorang nasabah di salah satu Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Salatiga, Daniel Suyoko, melapor ke polisi duit tabungannya sekitar Rp 1 miliar raib. Pihak bank angkat bicara.

Pihak BPR Nusamba Ampel membantah uang nasabahnya itu raib. Menurut pihak bank, transaksi nasabah tersebut dilakukan di luar kantor bank.

"Artinya transaksi tersebut tidak pernah tercatat di pembukuan perusahaan," kata Direktur Utama (Dirut) BPR Nusamba Ampel, Slamet Rif'an, di Salatiga, Jumat (30/10/2020).

Menurut Slamet, transaksi yang dilakukan Daniel di BPR dilakukan kepada karyawan bank berinisial SAS. Buku tabungan yang diberikan SAS ke Daniel ialah buku tabungan milik BPR yang hilang dari tempat penyimpanan bank.

"Dari audit yang dilakukan bank pada 9 Juli 2018, ada beberapa buku tabungan kami yang hilang. Ada berita acaranya dari auditor perusahaan," kata Slamet.

Dugaan pihak bank, SAS menggunakan buku tabungan milik bank yang hilang untuk kepentingannya sendiri. Setelah melihat print di buku tabungan Daniel, ada perbedaan bentuk print dengan print milik sistem BPR.

"Ada perbedaan print dengan sistem komputerisasi milik perusahaan," jelas Slamet.

Slamet juga membantah jika BPR Nusamba Ampel tak memiliki iktikad baik menyelesaikan permasalahan yang dialami nasabahnya. Saat ini pihak bank terus mencari keberadaan SAS.

"Karena SAS saat itu sedang hamil, kami minta karyawan kami mencari ke beberapa rumah sakit bersalin di Salatiga dan sekitarnya namun belum ketemu," paparnya.

Selain itu pihak bank sudah melaporkan SAS ke Polres Salatiga, Agustus 2020 kemarin. Harapannya, SAS bisa cepat ketemu dan menyelesaikan permasalahan yang terjadi.

"Juga termasuk ke mana larinya uang nasabah," jelasnya.

Ia juga mengatakan tak ada pola sistematis yang dilakukan BPR untuk merugikan nasabah. Bank tersebut diawasi oleh Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan auditor.

Diberitakan sebelumnya, seorang nasabah di salah satu Bank Perkreditan Rakyat (BPR) di Salatiga, Daniel Suyoko melapor ke polisi karena duit tabungannya raib. Daniel melaporkan kehilangan duit sekitar Rp 1 miliar yang tidak tercatat di buku tabungannya.

"Kami melaporkan kejadian raibnya uang sebesar Rp 1 miliar milik klien kami, Daniel Suyoko ke Polres Salatiga," kata Kuasa Hukum Daniel Suyoko, Emanuel Kristian Zebua ditemui usai melapor di Polres Salatiga, Rabu (28/10).

Saat dimintai konfirmasi, Kasat Reskrim Polres Salatiga AKP Lanang Teguh Pambudi membenarkan adanya laporan tersebut.

"Baru masuk hari ini, segera kami disposisi kepada unit yang menangani kasus," kata Lanang, Rabu (28/10).

(rih/sip)