Hujan Semalaman, Banjir 1 Meter Sempat Genangi Rumah Warga Banyumas

Arbi Anugrah - detikNews
Kamis, 29 Okt 2020 12:45 WIB
Dampak banjir dan longsor di Banyumas, Kamis (29/10/2020).
Dampak banjir dan longsor di Banyumas, Kamis (29/10/2020). Foto: Arbi Anugrah/detikcom
Banyumas -

Hujan yang terjadi pada Rabu (28/10) malam menyebabkan banjir dan longsor di Kabupaten Banyumas. Seperti di Desa Kalisalak, Kecamatan Kebasen.

Di lokasi tersebut sempat terjadi banjir bandang yang membawa berbagai material pohon dan lumpur dari Kali Lebeng hingga menggenangi jalan dan rumah warga. Selain itu, terdapat pula beberapa rumah warga yang terkena material longsor.

"Air dari kali, tinggi banget (sedada orang dewasa), bawa lumpur begini, itu jam 24.00 WIB malam sampai jam 03.00 WIB, masuk semua ke rumah," kata salah satu warga Desa Kalisalak yang terdampak banjir, Sitem, kepada detikcom, Kamis (29/10/2020).

Selain banjir, longsor juga terjadi di Desa Kalisalak, tepatnya di Grumbul Karang Bandar. Salah satu rumah warga, Kartum (43), jebol setelah tertimpa material longsor dari tebing setinggi sekitar 14 meter.

"Hujan lebat dari pukul 18.00 WIB sampai pukul 22.00 WIB. Kebetulan istri saya sedang tidur di kamar belakang, begitu ada air masuk ke dalam rumah saya langsung bangunin istri saya, belum ada satu menit keluar kamar, langsung bruk, temboknya langsung roboh, tembok kamar dua duanya," jelasnya.

Dampak banjir dan longsor di Banyumas, Kamis (29/10/2020).Dampak banjir dan longsor di Banyumas, Kamis (29/10/2020). Foto: Arbi Anugrah/detikcom

Beruntung tidak ada korban jiwa dalam peristiwa tersebut.

"Posisi baru keluar kamar, karena saya tidak tidur semalam, langsung bangunin, Alhamdulillah bisa keluar dari kamar. Kejadian sekitar jam 22.00 WIB," ucapnya.

Saat ini warga sekitar melakukan kerja bakti pembersihan rumah rumah yang terkena lumpur akibat banjir dan materi longsoran tanah.

Sementara itu, perangkat Desa Kalisalak, Jamaludin, mengatakan jika hujan deras dimulai sekitar pukul 17.30 WIB kemarin hingga dini hari tidak berhenti. Sungai Lebeng yang melintasi tiga RW meluap dan debit airnya cukup besar.

"Akhirnya meluap sampai ke jalan raya dan ke rumah permukiman warga. Masuk ke rumah sampai setinggi 1 meter sampai ada yang sampai 80 sentimeter," kata Jamaludin.

Sedangkan longsor yang berada dusunnya terdapat di sejumlah titik. Dirinya mengaku belum mengetahui titik longsor lainnya yang berada di lain dusun, Desa Kalisalak.

Dari pantauan detikcom, selain menyebabkan banjir dan longsor di Desa Kalisalak, hujan juga sempat membuat material longsor hampir menutup rel kereta api yang berada di dekat terowongan Kebasen. Saat ini petugas terus melakukan pembersihan material longsor yang berada di sekitar rel kereta.

(rih/rih)