Peringati Sumpah Pemuda Ala Komunitas Federal-Mapala UPN di Sungai Bantul

Pradito Rida Pertana - detikNews
Kamis, 29 Okt 2020 11:26 WIB
Pengibaran bendera raksasa oleh Mapala UPN Veteran Yogyakarta dan Federal Yogya Brayat Kidul di Jembatan Baru Kedungjati, Bantul, Kamis (29/10/2020).
Pengibaran bendera raksasa oleh Mapala UPN Veteran Yogyakarta dan Federal Yogya Brayat Kidul di Jembatan Baru Kedungjati, Bantul, Kamis (29/10/2020). Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom
Bantul -

Komunitas sepeda Federal Yogya Brayat Kidul bersama Mapala Universitas Pembangunan Nasional (UPN) Veteran Yogyakarta memperingati hari Sumpah Pemuda dengan mengibarkan bendera merah putih raksasa di bawah jembatan. Mereka juga melakukan ikrar sumpah pemuda pemangku sungai Indonesia.

Panitia pelaksana, Anggi Teguh (40), mengatakan bahwa peringatan Sumpah Pemuda tahun ini membawa tema peran pemuda dalam merawat dan melestarikan sungai. Selain itu, juga berkegiatan yang aman di kawasan sungai.

"Tadi upacaranya tidak seperti upacara biasa, hanya barisan disiapkan dan langsung upacara bendera, yang kedua ikrar sumpah pemuda pemangku sungai," kata Anggi saat ditemui detikcom di lokasi acara, bawah jembatan Kedungjati, Imogiri, Kabupaten Bantul, Kamis (29/10/2020).

Pengibaran bendera raksasa oleh Mapala UPN Veteran Yogyakarta dan Federal Yogya Brayat Kidul di Jembatan Baru Kedungjati, Bantul, Kamis (29/10/2020).Pengibaran bendera raksasa oleh Mapala UPN Veteran Yogyakarta dan Federal Yogya Brayat Kidul di Jembatan Baru Kedungjati, Bantul, Kamis (29/10/2020). Foto: Pradito Rida Pertana/detikcom

Selain itu, pihaknya juga mengibarkan bendera merah putih raksasa dari atas jembatan tersebut. Pengibaran sendiri dilakukan tim panjat tebing Mapala UPN Veteran Yogyakarta.

"Bendera ini ukurannya 26x16 meter dan yang mengibarkan dari Mapala UPN, kalau yang mengadakan kegiatan ini Federal Yogyakarta Brayat Kidul," ujarnya.

"Kenapa di sungai? Karena sekarang kan banyak wisata sungai. Nah, kita ingin berpesan kalau kita punya ribuan sungai dan kalau dirawat ke depannya bisa berbaik hati dengan kita," imbuh Anggi.

Menyoal tujuan pengibaran bendera raksasa tersebut, Anggi menjelaskan bahwa saat ini pemuda sebagai garda terdepan pembangunan hendaknya selalu mengambil peran dalam pengabdiannya terhadap bangsa, negara dan masyarakat.

Oleh karena itu pengibaran tersebut sebagai wujud semangat dan tenaga yang meluap-luap memerlukan wadah untuk mengekspresikannya sehingga menjadi kegiatan positif dan bermanfaat bagi masyarakat.

"Kenapa kita mengadakan acara ini? Sebenarnya hanya kegelisahan kita sebagai pemuda terutama pesepeda. Banyak pertikaian, kita hanya ingin mengatakan kita yang hanya pesepeda saja bisa lho sebagai pemuda ikut partisipasi," ucapnya.

"Harapannya ya pemuda bisa berkarya sesuai dengan bidangnya masing-masing. Lakukan apa yang bisa saja," imbuh Anggi.

Dia menambahkan, bahwa bendera raksasa itu hanya akan terpasang hingga pukul 11.00 WIB karena saat ini angin yang cukup besar dan tidak memungkinkan jika bendera berada di bawah jembatan untuk waktu yang lebih lama.

(rih/rih)