Lagi, 1 Pegawai Puskesmas di Klaten Positif Corona

Achmad Syauqi - detikNews
Jumat, 23 Okt 2020 18:21 WIB
Pengumuman Puskesmas Jambukulon Kecamatan Ceper, Klaten, ditutup sementara, Jumat (23/10/2020).
Pengumuman Puskesmas Jambukulon Kecamatan Ceper, Klaten, ditutup sementara, Jumat (23/10/2020). Foto: Achmad Syauqi/detikcom
Klaten -

Kasus pegawai Puskesmas di Kabupaten Klaten yang terkonfirmasi positif virus Corona atau COVID-19 bertambah. Setelah empat orang di Puskesmas Cawas 1 dan empat orang di Puskesmas Jambukulon, Kecamatan Ceper, dinyatakan positif Corona, kini satu tenaga kesehatan di Puskesmas Manisrenggo juga terpapar COVID-19.

"Satu kasus terkonfirmasi hasil screening dari tenaga kesehatan di Puskesmas Manisrenggo berinisial T (27). Dengan adanya kasus terkonfirmasi hasil screening tenaga kesehatan dari Puskesmas Manisrenggo, maka telah diambil langkah-langkah," kata juru bicara Satgas PP COVID-19 Klaten, Cahyono Widodo, kepada wartawan, Jumat (23/10/2020).

Menurut Cahyono, setelah adanya temuan kasus tersebut, pihaknya langsung koordinasi dengan Satgas Kecamatan. Pegawai yang terkonfirmasi positif Corona itu kemudian melakukan isolasi mandiri.

"Kita lakukan koordinasi internal Puskesmas, mapping tenaga yang ada untuk pelayanan di Puskesmas, dilakukan tracing kontak dan kontak erat dilakukan karantina mandiri dan swab. Disinfeksi ruangan juga dilakukan," jelas Cahyono.

Sementara itu, hari ini terdapat penambahan 14 kasus terkonfirmasi positif Corona di Klaten, termasuk pegawai di Puskesmas Manisrenggo. Selain itu ada 11 pasien Corona yang dinyatakan sembuh.

"Dengan penambahan itu jumlah kumulatif pasien terkonfirmasi di Klaten menjadi 799 orang. Sebanyak 98 orang menjalani perawatan di rumah sakit/melakukan isolasi mandiri, 674 orang sembuh dan 27 orang meninggal dunia," terang Cahyono.

Terpisah, Tim Teknis Kesehatan Satgas PP COVID-19 Klaten Anggit Budiarto mengatakan, sebelumnya ada empat pegawai di Puskesmas Cawas positif Corona. Satu di antaranya adalah tenaga kesehatan.

"Dari keempat itu ada satu nakes dan satu berdomisili di Kabupaten Sukoharjo, sudah kita koordinasikan tracing dengan daerah asalnya," kata Anggit saat dihubungi detikcom.

Meskipun ada pegawai yang terpapar Corona, lanjut Anggit, pelayanan kesehatan di Puskesmas Cawas tetap buka. Kecuali untuk rawat inap sementara ditutup.

"Untuk sementara rawat inap ditutup. Tracing sudah dilakukan dan swab," ujarnya.

Sedangkan di Puskesmas Jambukulon, Kecamatan Ceper, ada empat pegawai terkonfirmasi positif Corona. Tracing dan swab juga sudah dilakukan.

"Tracing sudah dilakukan dan ditemukan kontak erat sebanyak 20 orang. Hari ini kita lakukan rapid dan swab," jelasnya.

Dengan demikian, imbuh Anggit, dari 41 pegawai Puskesmas Jambukulon, empat orang positif, 20 menunggu hasil swab dan 17 orang tidak termasuk kontak erat.

"Masih ada sisa 14 orang pegawai dan ini akan melayani nantinya. Saat ini layanan pindah ke Puskesmas Ceper dan kemungkinan untuk Puskesmas Jambukulon baru Senin buka untuk poli umum," papar Anggit.

Tonton video 'Pasien Sembuh Corona Per 23 Oktober Tambah 4.094, Ini Sebarannya':

[Gambas:Video 20detik]



(rih/sip)