Peringatan Dini BMKG: Potensi Hujan Petir-Angin Kencang di 6 Kabupaten Jateng

Tim detikcom - detikNews
Rabu, 21 Okt 2020 16:28 WIB
BMKG menyatakan wilayah Indonesia saat ini memasuki masa pancaroba. Awan gelap pun tampak menyelimuti langit Kota Jakarta hari ini.
Ilustrasi hujan. Foto: Rifkianto Nugroho
Yogyakarta -

Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengeluarkan peringatan dini cuaca di Jawa Tengah sore ini. Sejumlah daerah disebut berpotensi mengalami hujan deras disertai petir dan angin kencang.

"Peringatan Dini Cuaca Jawa Tengah tanggal 21 Oktober 2020 pukul 16.00 WIB berpotensi terjadi hujan sedang-lebat yang dapat disertai kilat/petir dan angin kencang pada pukul 16.15 WIB di Kabupaten Banjarnegara: Banjarnegara, Purworeja Klampok, Sigaluh, Bawang, Madukara, Karangkobar, Banjarmangu, Rakit, Punggelan, Pejawaran," demikian dilansir website bmkg.go.id pada Rabu (21/10/2020).

Kondisi cuaca di atas juga berpotensi terjadi di daerah berikut ini:
Kabupaten Purbalingga: Bukateja, Kejobong, Pengadegan,
Kabupaten Wonosobo: Selomerto, Leksono, Sukoharjo,
Kabupaten Temanggung: Wonoboyo,
Kabupaten Kendal: Gemuh,
Kabupaten Batang: Bawang, dan sekitarnya.

Kondisi di atas dapat meluas ke wilayah berikut ini:
Kabupaten Purbalingga: Kemangkon, Kaligondang, Purbalingga, Karanganyar, Karangmoncol, Rembang, Kertanegara
Kabupaten Banyumas: Sumpiuh, Tambak, Somagede
Kabupaten Banjarnegara: Susukan, Mandiraja, Purwanegara, Pagentan, Batur, Wanayasa, Kalibening, Pandanarum, Pagedongan
Kabupaten Kebumen: Rowokele, Sempor,
Kabupaten Wonosobo: Sapuran, Kaliwiro, Kalikajar, Kertek, Wonosobo, Watumalang, Mojotengah, Garung, Kejajar,

Kabupaten Batang: Tersono, Bandar, Blado, Reban, Limpung, Pecalungan,
Kabupaten Semarang: Sumowono, Ungaran Barat,
Kabupaten Temanggung: Kaloran, Kandangan, Kedu, Parakan, Ngadirejo, Jumo, Tretep, Candiroto, Bansari, Bejen, Gemawang,
Kabupaten Kendal: Plantungan, Pageruyung, Sukorejo, Patean, Singorojo, Limbangan, Boja, Weleri, Ringinarum,
Kabupaten Pekalongan: Wonotunggal, Petungkriyono, dan sekitarnya.

"Kondisi ini diperkirakan masih akan berlangsung hingga pukul 18.00 WIB," pungkas BMKG.

(sip/mbr)