Sepekan Corona di Solo: Klaster RW Gandekan hingga Lacak Pembeli Soto

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Minggu, 18 Okt 2020 15:06 WIB
Sejumlah warga Gandekan, Surakarta, bergotong-royong memasak makanan bergizi untuk pasien OTG Corona yang sedang menjalani isolasi mandiri.
Solidaritas Warga Solo untuk Pasien OTG Corona. Foto: Agung Mardika/detikcom)
Pembeli soto Kepatihan Kulon tak lapor

Kasus lain terjadi pada seorang penjual soto di Jalan Monginsidi, Kepatihan Kulon, Jebres, Solo. Hingga kini petugas masih mencari siapa saja yang pernah makan di warung itu pada 1-8 Oktober 2020.

Kasus bermula saat tiga orang warga Mojosongo dinyatakan positif COVID-19. Mereka sempat makan di warung soto itu sebelum berangkat menjalani tes swab mandiri.

Setelah temuan kasus itu, petugas memasang pemberitahuan di sejumlah titik agar pembeli warung itu segera melapor ke Puskesmas atau ke kelurahan. Sudah empat hari ditempel pengumuman, tak satupun pembeli soto yang menghubungi petugas.

"Belum ada yang melapor. Kita juga sulit untuk melacaknya," kata Kepala Dinas Kesehatan Kota Solo, Siti Wahyuningsih saat dihubungi wartawan, Jumat (16/10/2020).

"Bisa saja karena pelanggan tidak membaca. Tapi soto itu kan biasanya langganan. Atau mungkin juga karena mereka takut di-swab," ujar dia.

Menurutnya, seharusnya masyarakat kooperatif untuk membantu petugas memutus mata rantai COVID-19. Dia juga mewacanakan agar tempat-tempat makan menyiapkan semacam buku tamu.

"Mungkin sekarang warung makan wajib pakai buku tamu, ninggal nomor HP. Karena ini penting jika ada kejadian serupa," ujar Ning, sapaan dia.

Update Sabtu

Hingga Sabtu (17/10), total akumulasi kasus COVID-19 di Solo mencapai 898 orang positif. Jumlah itu bertambah 6 orang dari hari Jumat kemarin.

Tambahan enam orang positif berasal dari lima kelurahan. Yakni 1 orang dari Laweyan, 2 orang dari Purwosari, 1 orang dari Semanggi, 1 orang dari Mojosongo, dan 1 orang dari Manahan.

Rincian dari 898 orang positif COVID-19 adalah 152 orang isolasi mandiri, 57 orang dirawat di rumah sakit, 657 orang sembuh dan 32 orang meninggal dunia.

Halaman

(bai/mbr)