DPD Golkar Pekalongan Bantah Ada Pembelotan ke Cabup Petahana

Robby Bernardi - detikNews
Senin, 28 Sep 2020 18:28 WIB
Sejumlah pengurus dan kader Partai Golkar di Pekalongan ramai-ramai mengikuti deklarasi mendukung pasangan calon bupati petahana Asip Kholbihi di Pilbup Pekalongan 2020.
Deklarasi Kuning Pasti mendukung cabup petahana Asip Kholbihi, Rabu (23/9/2020) (Foto: dok. Istimewa)
Kabupaten Pekalongan -

Sejumlah pengurus dan kader Partai Golkar di Pekalongan ramai-ramai mengikuti deklarasi mendukung pasangan calon bupati Asip Kholbihi di Pilbup Pekalongan 2020. Sekretaris DPD Golkar Pekalongan M Asror (Ruben) membantah ada pengurusnya yang membelot.

Ruben menegaskan kepengurusan DPD Golkar Kabupaten Pekalongan hingga tingkat desa masih solid. Dia menyebut pihaknya masih kompak mendukung putri pedangdut A Rafiq, Laila Faida Elfouz yang juga Ketua DPD Golkar Pekalongan sesuai rekomendasi DPP Golkar.

"Pengurus Golkar hingga sampai Pengurus Kecamatan dan Desa solid mendukung Bu Fadia. Hasil tracking kita masih solid," kata Ruben saat dihubungi detikcom via telepon, Senin (28/9/2020).

Dia mengaku sudah mengecek siapa saja yang menghadiri Deklarasi Kuning Pasti yang digelar pada Rabu (23/9) lalu. Dia memastikan tak ada pengurus yang hadir.

"Hasil tracking acara itu (Deklarasi Kuning Pasti) tidak ada kepengurusan Golkar. Struktural kami kepengurusan kami solid," tegas Ruben.

Ruben menyebut penggagas deklarasi itu, Sofyan Waluyo, memang pernah menjabat struktural di DPD Golkar. Namun, Sofyan kini sudah tak lagi ada di kepengurusan struktural DPD Golkar Kabupaten Pekalongan.

"Itu sudah lama. Dulu pernah sesepuh ya termasuk Pak Waluyo, tapi saat ini sudah bukan Golkar lagi. Dari DPD Golkar juga sudah melakukan klarifikasi pada beliaunya jangan bawa-bawa nama Golkar lagi deh," cetusnya.

Dia menyebut Sofyan pun sudah pindah partai. Sofyan disebut menjadi kader Partai Berkarya yang juga memiliki logo pohon beringin dan berwarna kuning.

"Jadi sama-sama kuningnya. Tapi jangan bawa nama Golkar juga," tambahnya.

Dia menyebut partainya mantap memenangkan pasangan Laila Fadia Elfouz-Riswadi di Pilbup Pekalongan 2020. Diakuinya baru kali ini Golkar bisa mengusung calon bupati maju Pilkada.

"Golkar ini sudah lama mengidamkan untuk ke calon bupati, dengan kursi cuma 4 bisa mencalonkan bupati ini kebanggaan banget. Kita masih solid," kataRuben.

Diberitakan sebelumnya, sejumlah pengurus dan kader Partai Golkar di Kabupaten Pekalongan ramai-ramai deklarasi mendukung calon bupati petahana Asip Kholbihi di Pilbup Pekalongan 2020. Salah satu yang mengikuti deklarasi tersebut, yakni Sofyan Waluyo. Sofyan merupakan mantan wakil DPD Golkar periode 2000-2015.

"Yang hadir hari ini adalah pengurus struktural Golkar, mantan pengurus partai Golkar yang dihabisi oleh Fadia kemudian para pengurus PK (Kecamatan) dan desa, yang hadir ini kira-kira 150 lebih," kata Sofyan Waluyo, Rabu (23/9).

Sofyan menyebut deklarasi ini disebut Kuning Pasti. Deklarasi ini diklaim sebagai dorongan dari para tokoh senior dan dukungan dari pengurus struktural Golkar Pekalongan yang mendukung Asip Kholbihi dan Sumarwati.

"Biarkan gerbong Golkarnya ditumpangi oleh Fadia, tapi penumpangnya kita akan eksodus memberikan dukungan pada pasti untuk memenangkan pilkada Asip Kholbihi-sumarwati di 2020-2025," tambahnya.

(ams/rih)