Petahana Maju Pilkada, 6 Pejabat Sementara Kepala Daerah Jateng Dilantik

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Jumat, 25 Sep 2020 21:40 WIB
Pengukuhan enam pejabat sementara (Pjs) 6 daerah yang kepala daerahnya maju Pilkada di Jateng, Jumat (25/9/2020).
Pengukuhan pejabat sementara (Pjs) di enam daerah. Foto: (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)
Semarang -

Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo mengukuhkan pejabat sementara (Pjs) untuk 6 daerah yang kepala daerah dan wakilnya maju di Pilkada 2020. Ganjar langsung memberikan arahan kepada para Pjs tersebut.

"Saya memang tidak mengundang dari kabupaten kota yang ada Pjs-nya agar lebih ringkes, kita kasih contoh kita bisa tanpa rame-rame," kata Ganjar usai acara Gedung Gradhika Bakti Praja, Jumat (25/9/2020).

Acara tersebut digelar secara terbatas. Para petahana yang mengambil cuti kampanye pun tidak hadir langsung melainkan melalui daring. Protokol kesehatan diterapkan termasuk saat penyematan tanda jabatan, yaitu para Pjs memasang sendiri tanda tersebut disaksikan Ganjar.

Pejabat yang dilantik untuk 6 daerah yaitu Kepala Bapenda Jateng Tavip Supriyanto sebagai Pjs Wali Kota Semarang, kemudian Kepala Kesbangpol Haerudin sebagai Pjs Bupati Grobogan, Kepala Dinas ESDM Sujarwanto sebagai Pjs Bupati Klaten, Asisten Pemerintahan Pemprov Jateng Sarwa Pramana sebagai Pjs Bupati Purbalingga, Kabiro Adm Pengadaan Barang dan Jasa Yuni Astuti sebagai Pjs Bupati Purworejo, dan Kabiro Kesra Imam Maskur sebagai Pjs Bupati Rembang.

Dalam acara tersebut, Ganjar berpesan kepada para pejabat sementara itu untuk langsung berkomunikasi dengan petahana yang mengambil cuti kampanye agar roda pemerintahan berjalan berkesinambungan. Dia meminta Pjs harus berupaya agar Pilkada berjalan lancar serta penanganan COVID-19 terus dipantau.

"Pesan pertama tentang penciptaan pemerintahan yang kondusif. Kedua sukseskan Pilkada, tiga, ikuti tahapannya karena ada potensi kerumunan," kata Ganjar.

"Tata kelola pemerintahan, proses bahas APBD etisnya mereka komunikasi dengan incumbent yang cuti. Kemudian besoknya dengan Forkompimda," lanjutnya.

Ganjar juga meminta laporan mingguan soal kondisi daerah agar bida segera dilakukan langkah-langkah penanganan.

"PR (pekerjaan rumah) ekonomi, PR sosial, perhatikan betul karena kondisi daerah yang dipimpin beda-beda. Saya minta laporan mingguan secara langsung untuk direspons. Jika ada kejadian luar biasa bisa langsung agar bisa antisipasi," jelas Ganjar.

(sip/rih)