Populer di Yogya Pekan Ini

Insiden Jatuhnya Ketua DPRD DIY Jatuh Bersama Lift Pribadi

Pradito Rida Pertana - detikNews
Sabtu, 19 Sep 2020 15:35 WIB
Lift di Kantor DPRD DIY putus, Ketua DPRD patah kaki
Lift yang dipakai Ketua DPRD DIY jatuh. (Foto: Pradito R Pertana/detikcom)
Yogyakarta -

Sebuah lift yang berada di Kantor Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DIY jatuh dari lantai 2 saat digunakan Ketua DPRD DIY, Nuryadi dan anggota DPRD DIY Dwi Wahyu. Keduanya mengalami luka pada kaki hingga memerlukan tindakan operasi.

Ternyata lift tersebut adalah alat bantu Nuryadi untuk naik turun tangga karena selama ini mengidap syaraf kejepit. Diduga kuat lift itu jatuh karena human error saat mengoperasikannya.

Wakil ketua DPRD DIY, Huda Tri Yudiana menjelaskan, bahwa sebelum kejadian dia sempat bertemu dengan Nuryadi. Mengingat keduanya sempat mengikuti rapat bersama pimpinan.

"Kejadian sekitar jam 10 (pagi), jadi pak Ketua naik lift berdua sama mas Dwi Wahyu dari rapat. Sebelumnya juga bertemu dengan saya, saya konsultasi, berembug dengan beberapa urusan di kantor terkait dengan paripurna ini," katanya saat ditemui wartawan di Kantor DPRD DIY, Kecamatan Danurejan, Kota Yogyakarta, Selasa (15/9).

Setelah bertemu, Huda menyebut jika Nuryadi akan menghadiri rapat paripurna (rapur) bersama Gubernur DIY Sri Sultan HB X dan Wakil Gubernur DIY Paku Alam X pada pukul 10.00 WIB. Namun ketika menggunakan lift untuk turun dari lantai 2 ke lantai 1.

"Terus beliau naik lift dan tiba-tiba liftnya jatuh. Jadi putus talinya (lift), saat itu posisinya dari atas (lantai 2) turun (ke lantai 1) tadi," katanya.

"Untuk kondisi medis secara detail saya kurang tahu, tapi sepertinya beliau (Nuryadi) patah kaki, mas Dwi juga luka di kaki," ucapnya.

Terkait keberadaan lift, Huda menyebut lift berusia 4 bulan itu hanya bersifat sementara dan pengadaan mandiri oleh Nuryadi. Mengingat kondisi Nuryadi yang tidak memungkinkan untuk naik turun tangga dengan intensitas tinggi.

"Lift ini sebenarnya hanya lift sementara dan tidak dibiayai APBD, itu (lift) dari pak Ketua (DPRD) sendiri. Beliau perlu lift karena tidak bisa naik turun tangga dengan sering," ucapnya.

Sementara itu, Sekretaris DPRD (Sekwan) DIY, Haryanta mengatakan, bahwa keberadaan lift itu baru ada pada tahun ini. Menurutnya, lift tersebut khusus dipergunakan oleh Nuryadi. "Hanya digunakan khusus Pak Ketua (DPRD DIY)," katanya saat dihubungi detikcom.

Selanjutnya
Halaman
1 2 3