Ramai Chat Dosen Soal Kontrak Kuliah, Ini Suara Mahasiswa Yogya

Kristina - detikNews
Minggu, 13 Sep 2020 12:12 WIB
Chat dosen soal kontrak perkuliahan, Sabtu (12/9/2020).
Foto: Chat dosen soal kontrak perkuliahan, Sabtu (12/9/2020).(Tangkapan layar Twitter @collegemenfess)
Yogyakarta -

Tangkapan layar chat WhatsApp (WA) dosen dan mahasiswa terkait kontrak perkuliahan ramai di media sosial. Kontrak perkuliahan di awal semester ternyata dinilai mewakili kepentingan mahasiswa.

Kontrak perkuliahan ini biasa diberikan setiap pertemuan pertama dalam perkuliahan. Sejumlah mahasiswa di perguruan tinggi Yogya ternyata setuju adanya kontrak perkuliahan karena menjadi patokan untuk keberlangsungan pembelajaran.

"Setiap poin dari kontak perkuliahan merupakan persetujuan antara dosen dengan mahasiswa," kata Atikah (21) salah satu mahasiswa dari Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) saat dihubungi detikcom, Sabtu (12/9/2020).

Atikah mengatakan selama ini kontrak kuliah yang diberikan dosennya sudah mengakomodir transparansi nilai dan aturan perkuliahan untuk mahasiswa. Namun selama kuliah daring, tak semua dosen memberi kontrak perkualiahan.

"Ada (kontrak kuliah) tapi tidak semua," katanya.

Dia pun mengakui ada temannya yang mengalami dosen tidak mau menjelaskan pengolahan nilai ketika ditanya mahasiswa. Namun, dia beruntung belum pernah mengalami hal itu.

"Kalau dari saya sendiri belum pernah mengalami. Tapi mungkin kalau dari kasus teman-teman itu (yang tidak ada kontrak kuliah) beberapa dosen kurang transparan dalam sistem penilaian," lanjutnya.

Senada dengan Atikah, mahasiswa Universitas Gadjah Mada, Viani (22) menyebut kontrak kuliah wajib diberikan pada awal semester. Salah satunya mencakup tentang masa studi.

"Ada (kontrak kuliah). Mencakup tentang masa studi juga," kata Via saat dihubungi.

Selanjutnya
Halaman
1 2