Begini Kondisi 3 Korban Penyerangan Acara Doa Pernikahan di Solo

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Minggu, 09 Agu 2020 15:43 WIB
Kapolresta Solo Kombes Andy Rifai
Foto: Kapolresta Solo Kombes Andy Rifai (Bayu Ardi/detikcom)
Solo -

Tiga warga Solo mengalami luka-luka diserang oleh sekelompok orang setelah mengikuti acara doa bersama jelang pernikahan. Ketiganya sempat dilarikan ke rumah sakit. Bagaimana kondisi korban terkini?

"Kondisi korban sudah membaik, rawat jalan," kata Kapolresta Solo Kombes Andy Rifai saat ditemui di Mapolresta Solo, Manahan, Banjarsari, Solo, Minggu (9/8/2020).

Andy menyebut lokasi rumah almarhum Assegaf bin Jufri, Mertodranan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo yang digunakan sebagai tempat penyelenggaraan doa bersama kini masih dijaga polisi.

"Sudah kita lakukan pengamanan kepada keluarga. Ini lokasi masih dijaga," ujar Andy.

Andy mengaku masih menyelidiki kasus penyerangan para peserta doa pernikahan ini. Pihaknya masih mengumpulkan informasi di lapangan.

"Masih dalam proses, petugas masih di lapangan," terang Andy.

Peristiwa penyerangan acara doa jelang pernikahan itu terjadi Sabtu (8/8) sekitar waktu maghrib. Kapolsek Pasar Kliwon AKP Adis Dani Garta mengatakan tiga korban tersebut mengalami luka-luka, antara lain karena lemparan batu.

"Ada tiga orang yang dilarikan di rumah sakit, kena lemparan batu di kepala. Awalnya dibawa ke RS Kustati, lalu dirujuk ke RS Indriari," kata Adis siang ini.

Selain itu, sejumlah mobil juga dirusak oleh kelompok tersebut. Polisi masih mendata kerusakan yang terjadi akibat kejadian itu.

"Mobil ada sekitar lima yang rusak. Tapi masih kita ada kerusakan-kerusakannya," ujar Adis.

Tonton video '3 Warga Solo Diserang Usai Ikuti Doa Pernikahan, Sejumlah Mobil Dirusak':

[Gambas:Video 20detik]



(bai/ams)