TKP Penyerangan 3 Peserta Doa Pernikahan di Solo Dijaga Polisi

Kartika Bagus - detikNews
Minggu, 09 Agu 2020 14:11 WIB
TKP Penyerangan peserta doa jelang pernikahan di Solo dijaga polisi, Minggu (9/8/2020)
Foto: TKP Penyerangan peserta doa jelang pernikahan di Solo dijaga polisi, Minggu (9/8/2020) (Kartika Bagus/detikcom)
Solo -

Tiga warga Solo diserang sekelompok orang usai menggelar doa bersama menjelang pernikahan atau midodareni. Lokasi penyerangan di Mertodranan, Kecamatan Pasar Kliwon, Solo itu kini dijaga polisi.

Pantauan detikcom di lokasi, Minggu (9/8/2020) pukul 10.00 WIB, di depan jalan menuju rumah korban tampak dijaga aparat Sabhara Polresta Surakarta dan Brimob Polda Jawa Tengah. Ada dua mobil patroli Sabhara dan Polsek Pasar Kliwon bersiaga di lokasi.

Bekas-bekas penyerangan seperti pecahan kaca mobil maupun batu sudah dibersihkan dari area tempat kejadian perkara (TKP) penyerangan. Sisa-sisa penyerangan itu dibersihkan oleh warga maupun polisi.

Rumah tempat doa bersama jelang pernikahan itu tampak tertutup. Pemilik rumah juga menolak untuk dimintai keterangan.

Tampak akses beberapa gang menuju RT lain masih ditutup untuk umum. Warga juga terlihat sudah beraktivitas seperti biasa.

Sebelumnya diberitakan, penyerangan itu terjadi pada Sabtu (8/8) sekitar waktu maghrib. Saat itu sekitar 30 orang mengikuti kegiatan doa-doa di rumah Almarhum Assegaf bin Jufri.

TKP Penyerangan peserta doa jelang pernikahan di Solo dijaga polisi, Minggu (9/8/2020)Foto: Polisi berjaga di TKP penyerangan peserta doa jelang pernikahan di Solo, Minggu (9/8/2020) (Kartika Bagus/detikcom)

Akibat penyerangan itu tiga orang mengalami luka-luka di bagian kepala. Sejumlah kendaraan juga dirusak oleh kelompok tersebut. Kini kasus itu diselidiki polisi.

"Sudah kita identifikasi para pelakunya dan akan kita lakukan penegakan hukum. Sudah dilakukan identifikasi dan tim sudah bergerak di lapangan," kata Kapolresta Surakarta, Kombes Andy Rifai kepada wartawan di Mapolresta Solo, Manahan, Banjarsari, Solo, siang ini.

Tonton video '3 Warga Solo Diserang Usai Ikuti Doa Pernikahan, Sejumlah Mobil Dirusak':

[Gambas:Video 20detik]



(ams/ams)