PNS Bukan Pasutri Terciduk di Kamar Hotel Terancam Sanksi Nonjob

Uje Hartono - detikNews
Sabtu, 18 Jul 2020 20:42 WIB
Petugas Satpol PP Banjarnegara tengah memintai keterangan oknum PNS yang didapati berduaan di hotel, Jumat (17/7/2020).
PNS bukan pasutri yang terciduk berduaan di kamar hotel (Foto: Uje Hartono/detikcom)
Banjarnegara -

Dua oknum PNS bukan pasangan suami istri (pasutri) terciduk berduaan di kamar hotel di Banjarnegara, Jawa Tengah. Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono menyebut ancaman sanksi nonjob bila PNS itu terbukti melanggar etik.

"Sanksinya bisa penurunan pangkat sampai bisa nonjob. Karena ini tidak sepatutnya dilakukan," kata Bupati Banjarnegara Budhi Sarwono saat ditemui di rumah dinasnya, Banjarnegara, Sabtu (18/7/2020).

Budhi menyebut alasan dua PNS itu melakukan konsultasi di kamar hotel tidak masuk akal. Dia pun menyoroti soal pintu kamar yang sempat terkunci saat razia Satpol PP itu digelar.

"Katanya sedang konsultasi. Mestinya pintu kamar hotel tidak dikunci. Ini pintu tertutup dan dikunci, yang jelas ini tidak beretika," ujarnya.

Budhi menyebut kasus ini sudah diserahkan ke panitia kode etik untuk diusut. Dia menyebut ketua panitia kode etik ini bakal dipimpin wakilnya.

"Setelah ini diserahkan ke panitia kode etik yang akan dipimpin oleh wakil bupati. Biar pak wakil yang memberi laporan kepada saya," tuturnya.

Budhi menyayangkan ulah dua oknum PNS bukan pasutri itu. Sebab, salah satu oknum PNS itu merupakan salah satu pejabat di lingkungan Pemkab Banjarnegara.

"Dari hasil pemeriksaan itu (2 oknum ASN) kurang etis. Saya sebagai Bupati Banjarnegara prihatin. Karena salah satunya (laki-laki) eslonnya sudah tinggi. Sekarang menduduki posisi sekretaris di salah satu dinas," terangnya.

Selain itu, oknum PNS satunya merupakan tenaga pendidik. Masing-masing, kata Budhi, sudah bekeluarga.

"Satunya adalah tenaga pendidik. Kedua oknum PNS ini masing-masing sudah memiliki keluarga," ungkapnya.

Selanjutnya
Halaman
1 2