Semarang Zona Merah Corona, Walkot: Kasus Naik Turun Seperti Huruf W

Angling Adhitya Purbaya - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 18:26 WIB
Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Kamis (21/5/2020).
Foto: Wali Kota Semarang, Hendrar Prihadi, Kamis (21/5/2020). (Angling Adhitya Purbaya/detikcom)

Sementara itu sebelumnya, Tim Pakar Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 Dr Dewi Nur Aisyah memaparkan 10 kota/kabupaten di Indonesia yang memiliki laju insiden terbanyak kasus penularan COVID-19 di Indonesia dan Kota Semarang menjadi urutan ke 10 dengan nilai insiden penularan 175,29 kasus per 100.000 penduduk. Gugus Tugas Percepatan Penanganan COVID-19 juga menyebut Kota Semarang masih dalam zona merah Corona.

Menurut Hendi hal itu menjadi kewaspadaan dan ia berharap seluruh lapisan masyarakat bekerja sama mulai dari pemerintah dan warga untuk saling menjaga.

"Menjadi sebuah kewaspadaan kita terutama masa-masa pandemi ini. Harapannya tentu saja semuanya harus bergerak bersama. Bertindak jangan hanya pemerintah tapi masyarakatnya juga saling menjaga. Tidak usah saling ngelokke (tegur) tapi apa yang sudah kamu lakukan untuk bisa menekan angka COVID ini, syukur-syukur bisa mengajak sedulur, syukur-syukur bisa mengajak lingkungan terdekat, nanti kita berkolaborasi bersama," terang Hendi.

Dari data website https://siagacorona.semarangkota.go.id/ pukul 18.00 WIB hari ini, diketahui ada 883 kasus positif Corona, sembuh 1.524 orang, dan meninggal 270 orang.


(sip/rih)