Catat 7 Kasus Baru Corona, Muncul Klaster Tahu Kupat di Solo

Bayu Ardi Isnanto - detikNews
Rabu, 15 Jul 2020 00:00 WIB
Poster
Ilustrasi kasus virus Corona. Foto: Edi Wahyono
Solo -

Kota Solo, Jawa Tengah kembali mencatatkan kasus baru positif virus Corona atau COVID-19 sebanyak 7 orang pada Selasa (14/7/2020). Bahkan kini muncul klaster baru dari pedagang tahu kupat.

Kepala Dinas Kesehatan Kota (DKK) Solo, Siti Wahyuningsih, mengatakan 7 orang tambahan hari ini, 4 di antaranya berasal dari tenaga kesehatan (nakes) RSUD dr Moewardi (RSDM).

"Empat nakes itu masih bagian dari 25 mahasiswa PPDS UNS yang positif kemarin. Hanya saja kemarin belum dipastikan alamatnya, ternyata warga Solo," kata Ning ditemui di kantor DKK Solo, hari ini.

Kemudian 3 kasus lainnya, satu di antaranya bayi berusia dua tahun. Kemudian dua sisanya merupakan hasil penelusuran dari seorang pedagang tahu kupat asal Sukoharjo yang berjualan di timur RS Kasih Ibu.

"Total kasus kumulatif di Solo menjadi 71 orang positif. 28 orang dirawat, 38 orang sembuh, 5 orang meninggal," ujarnya.

Ning mengatakan hasil pelacakan kasus penjual tahu kupat itu menghasilkan 9 orang positif Corona. Namun hanya 2 orang yang merupakan warga Solo, sisanya merupakan warga Sukoharjo, Boyolali, Karanganyar dan Sragen.

"Dari 9 orang itu ada nakes dari RS Kasih Ibu, ada pedagang lain di sekitar situ, sopir becak dan satpam," katanya.

Pihaknya berkoordinasi dengan Dinas Kesehatan di daerah lain untuk melakukan pelacakan kepada keluarga pasien. Dia juga masih menunggu hasil spesimen tes swab dalam pelacakan klaster tahu kupat itu.

"Kemarin kita swab 60 orang. Ini yang keluar hasilnya baru 48. Kita masih tunggu hasil swab dari 12 orang lain," ujar dia.

(bai/rih)