Sebut Ponpes Mbah Moen Jadi Klaster Corona, Wasekjen PBNU Didesak Minta Maaf

Arif Syaefudin - detikNews
Selasa, 14 Jul 2020 23:51 WIB
Pengurus DPC PPP Rembang gelar tahlil wafatnya Gus Kamil, Selasa (14/7/2020).
Pengurus DPC PPP Rembang gelar tahlil wafatnya Gus Kamil, Selasa (14/7/2020). (Foto: Arif Syaefudin/detikcom)

"Karena belajar dari kasus selama ini ada pesantren sudah jadi klaster penyebaran, ada enam pesantren maka harus jadi kewaspadaan kita semua," ucap Masduki.

Masduki mengatakan, pesantren yang menjadi klaster tersebar di berbagai daerah. Termasuk di Pesantren milik Ketua DPRD Rembang, KH Majid Kamil MZ atau Gus Kamil yang meninggal karena virus Corona.

"Pesantren yang sudah jadi klaster baru. Satu kayak Gontor, lalu ke dua pesantren, beberapa tempat, sudah ada kira-kira enam pesantren termasuk di tempat Gus Kamil, Ketua DPRD jadi salah seorang pimpinan pesantren di Sarang, Rembang. (klaster) ada di Magetan, di pesantren Tangerang," ucapnya.

Menurut Masduki, harus ada tindakan penanganan dilakukan oleh pesantren yang menemukan kasus positif COVID-19.

"Terhadap pesantren yang sudah masuk (pembelajaran) kemudian ada terpapar, harus dilakukan langkah karantina terhadap yang sudah positif, yang lain harus dilakukan tes, kan seperti itu," ujarnya.

Halaman

(rih/mbr)